KabarBaik.co – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik mendadak berubah wajah. Rabu pagi (14/5), ruang yang biasanya padat oleh suara debat wakil rakyat kini mendadak penuh oleh sapuan warna dan aroma cat.
Art Exhibition bertajuk “Lentera Bersinar Lagi”, garapan Sanggar Lentera, resmi dibuka oleh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir.
Diketahui pameran ini masih akan berlangsung hingga Jumat (16/5). Dalam sambutannya, Ketua DPRD Gresik mengapresiasi pelaku seni di Kota Santri.
“Gedung ini milik rakyat. Sudah seharusnya menjadi ruang terbuka untuk semua elemen masyarakat dalam menyampaikan ekspresi dan dialog,” kata Syahrul Munir yang disambut tepuk tangan para seniman dan hadirin, Rabu (14/5).
Syahrul Munir menyebut bahwa DPRD Gresik dengan ini tidak hanya menyambut seni, tapi juga mengafirmasi posisinya dalam kebijakan daerah. Ia menyinggung keberadaan Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2019 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah.
“Mari kita jadikan Perda ini sebagai tonggak dalam menjaga dan mendukung ekosistem budaya di kabupaten Gresik,” ujarnya.
Pameran ini merupakan kerja kolektif Sanggar Lentera, kelompok seni yang telah berdiri sejak 1980. Ketua pelaksana pameran, M. Syarifuddin, menegaskan bahwa sanggar tersebut telah lama berkiprah baik di Gresik maupun di luar daerah.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Ketua DPRD yang memberi ruang seperti ini. Ini bukan hanya pameran, tapi langkah kecil yang berarti bagi iklim kesenian,” ujarnya.
Tak hanya lukisan dan karya seni yang dipajang, kegiatan sosial juga ikut mengisi agenda. Di hari pembukaan ini, para pengunjung bisa ikut serta dalam kegiatan donor darah. Sedangkan penutupan pameran akan ditandai dengan sarasehan budaya yang kembali menghadirkan Ketua DPRD Syahrul Munir sebagai narasumber.
Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan DPRD Gresik, antara lain Wakil Ketua Lutfi Dhawam, Ketua Komisi I Muhammad Rizaldi Saputra, Ketua Komisi II Wongso Negoro, Ketua Komisi III Sulisno Irbansyah, dan Ketua Komisi IV Muchamad Zaifudin, serta anggota DPRD lainnya.
Para tokoh legislatif ini tampak berbaur dengan seniman dan anggota Sanggar Lentera, membuktikan bahwa seni tak lagi dipinggirkan dalam forum pengambil kebijakan.(*)








