Panic Buying BBM Meluas, Warga Sidoarjo Serbu SPBU gegara Isu Kenaikan Harga

oleh -77 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 31 at 8.25.49 PM 1
Antrean kendaraan mengular di SPBU Sidoarjo gegara isu kenaikan BBM per 1 April (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Isu kenaikan harga BBM memicu kepanikan di tengah masyarakat. Warga di sejumlah wilayah, termasuk Sidoarjo, mulai panic buying dengan berbondong-bondong mengantre di SPBU untuk mengisi BBM.

Kabar yang beredar menyebutkan harga BBM diisukan naik mulai 1 April, yang dikaitkan dengan situasi global akibat konflik antara Israel yang didukung Amerika Serikat menyerang Iran. Kondisi tersebut diperparah dengan penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang berdampak pada terganggunya distribusi minyak dunia.

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan tampak mengular di beberapa SPBU di Sidoarjo. Pengendara rela menunggu lama demi mendapatkan BBM dengan harga saat ini sebelum kemungkinan kenaikan terjadi.

Salah satu warga, Hendra, 30, asal Ngingas Rembyong, Mojokerto, mengaku sengaja mengisi BBM pada malam hari untuk mengantisipasi lonjakan harga.

“Saya membeli BBM saat ini untuk antisipasi lonjakan besok. Lumayan kan, isi full tank dengan harga pertalite Rp 10 ribu per liter sebelum naik,” ujarnya, Selasa (31/3) malam.

WhatsApp Image 2026 03 31 at 8.25.49 PM
Antrean kendaraan mengular di SPBU Sidoarjo gegara isu kenaikan BBM per 1 April (Achmad Adi Nurcahya)

Ia menambahkan meskipun belum ada kepastian resmi, kabar yang beredar cukup membuatnya waspada.

“Saya hanya dapat info kalau besok BBM bersubsidi akan naik, jadi saya antisipasi dengan beli malam ini. Kalau naik beberapa rupiah saja kalau dikali tetap terasa,” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan Arin, 29, warga Balongbendo. Ia mengaku langsung menuju SPBU setelah mendengar isu kenaikan harga BBM.

“Setahunya ada info BBM bersubsidi akan naik, saya langsung bergegas cari pom untuk isi full tank,” katanya.

Pihak Pertamina sendiri menyatakan bahwa tidak ada pengumuman soal kenaikan BBM. Namun, fenomena panic buying yang terjadi menunjukkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi lonjakan harga dalam waktu dekat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.