Penuh Luka, Bayi Terbungkus Kresek di Mojosarirejo Gresik Diduga Korban Pembunuhan

oleh -22 Dilihat
Petugas saat evakuasi bayi yang terbungkus kresek di Mojosarirejo Gresik
Petugas saat evakuasi bayi yang terbungkus kresek di Mojosarirejo Gresik.

KabarBaik.co, Gresik – Satreskrim Polres Gresik terus menyelidiki kasus pembuangan bayi laki-laki yang terbungkus kresek dalam keadaan meninggal dunia di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Rabu (25/3) lalu.

Dugaan sementara, bayi malang yang diperkirakan berusia 2 minggu tersebut menjadi korban pembunuhan.

Hal tersebut terungkap dari hasil autopsi yang menunjukkan sejumlah luka pada tubuh korban. Luka-luka tersebut mengarah pada dugaan tindak kekerasan.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya membenarkannya. Dijelaskan, bayi tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 18 jam sebelum autopsi dilakukan.

Kata Arya, ditemukan beberapa luka di sejumlah bagian tubuh. “Dari hasil autopsi, terdapat luka di bagian kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung,” ujar lulusan Akpol 2015 tersebut, Senin (30/3).

Ia menjelaskan, penyebab kematian diduga akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya pendarahan di bagian belakang kepala korban.

“Selain itu, ditemukan pembengkakan pada bagian hidung dan mulut. Sehingga kuat dugaan, kasus ini bukan sekadar pembuangan bayi, melainkan pembunuhan,” tambahnya.

Dari hasil visum juga diketahui bahwa bayi tersebut diperkirakan telah berusia sekitar dua minggu. Kondisi itu menunjukkan korban sempat dirawat sebelum akhirnya ditemukan.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan metode scientific crime investigation guna mengungkap pelaku. “Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Desa Mojosarirejo digemparkan dengan penemuan kantong plastik hitam mencurigakan di pinggir jalan pada Rabu (25/3) siang. Kantong tersebut awalnya dikira berisi sampah, namun ternyata berisi jasad bayi laki-laki.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.