Proses Commissioning, Smelter Freeport di Gresik Dipastikan Siap Beroperasi Juni 2024

oleh -17 Dilihat
7c3fe4a4 4a2b 48ff 86dd 47fa895ea39b
Tony Wenas menerima penjelasan mengenai dashboard di area Central Control Building untuk melakukan pengecekan sistem di smelter. (Foto: Humas PTFI)

KabarBaik.co – Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Kecamatan Manyar, Gresik dipastikan siap beroperasi bulan depan, Juni 2024.

Kepastian itu disampikan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas saat meninjau proses commissioning Smelter PTFI di Gresik, Sabtu (25/5) kemarin.

Ia menjelaskan, kunjungannya ke smelter dalam rangka memantau perkembangan penyelesaian pembangunan Smelter PTFI.

“Saat ini kami tengah melakukan proses commissioning yaitu pengujian, percobaan, trial,” kata Tony.

Commisssioning dilakukan, jelas Tony, untuk memastikan peralatan dan sistem yang didesain, diinstal, dan dioperasikan sudah sesuai sebagai upaya menyelesaikan proyek smelter ini untuk selesai secara substansial.

“Diharapkan pada bulan Juni sudah bisa beroperasi,” tandasnya.

Ia menjelaskan pembangunan smelter merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah mineral dan mendukung kebijakan hilirisasi industri yang dicanangkan oleh pemerintah.

Proyek smelter kedua PTFI yang dibangun sejak Oktober 2021 ini dirancang mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas sebesar 1.7 juta ton per tahun.

Ini menjadikan Smelter PTFI di Gresik sebagai tempat pemurnian tembaga dengan design single line terbesar di dunia.

Smelter dilengkapi Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Waste Water Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process.

Saat ini konsentrat hasil produksi PTFI sebesar 60 persen diekspor dan sisanya 40 persen dimurnikan di dalam negeri melalui PT Smelting di Gresik Jawa Timur menjadi katoda tembaga.

Namun lumpur anodanya yang mengandung emas dan perak masih diekspor. Nantinya jika smelter kedua ini beroperasi, pemurnian lumpur anoda 100 persen akan dilakukan di dalam negeri.

“Tentunya terdapat banyak tantangan dalam menyelesaikan smelter tembaga single-line dengan desain terbesar di dunia. Namun tim proyek smelter, kontraktor dan sub kontraktor sudah melakukan pekerjaan dengan baik,” bebernya.

“Begitu juga dukungan dari Pemerintah Pusat dan Daerah kepada PTFI agar dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu,” sambung Tony memungkasi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.