KabarBaik.co, Jakarta – Karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan anak yatim dan dhuafa di Jakarta dan Gresik. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh karyawan di area operasional Kuala Kencana dan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sebanyak 700 anak yatim dan dhuafa turut serta dalam kegiatan ini. Di Jakarta, acara diikuti 500 anak dari 11 yayasan se-Jabodetabek, termasuk Komunitas Muslim Papua. Sementara itu, di Gresik, 200 anak berasal dari berbagai yayasan di sekitar wilayah smelter.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, kegiatan ini menjadi momen berbagi sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan perusahaan.
“Kehadiran anak-anak yatim dan dhuafa di tengah-tengah kami memberikan energi positif dan rasa syukur dapat berbagi kepada sesama. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan terutama nilai Respect dan Commitment terhadap masyarakat dan komunitas di lingkungan PTFI baik di Kuala Kencana, Tembagapura, Jakarta dan Gresik,” ujar Tony di Jakarta, Kamis (12/3).
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai permainan, lomba, serta pemberian santunan dan bingkisan. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari karyawan PTFI di empat wilayah kerja.
Tony berharap, kegiatan ini dapat memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus meraih cita-cita.
“Kami berharap, dukungan yang kami berikan hari ini bisa menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita setinggi langit,” kata Tony.
Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas (MTAI) PTFI Arif Latief menjelaskan, kegiatan ini merupakan inisiatif karyawan yang didukung penuh oleh perusahaan. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi antara karyawan di Jakarta dan Gresik dengan Yayasan Masyakarat Muslim (YMM) di Tembagapura serta para donatur.
“Keberadaan PTFI harus selalu memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Acara ini adalah bukti bahwa karyawan PTFI dapat berkolaborasi dan bersinergi, tidak hanya dalam hal pekerjaan tapi juga dalam beraktivitas sosial,” katanya.
Di Jakarta, suasana acara semakin meriah dengan penampilan pendongeng anak Kak Awam Prakoso yang membawakan dongeng edukatif secara interaktif. Anak-anak juga tampak antusias mengikuti berbagai permainan dan lomba yang digelar.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran manajemen serta 135 karyawan PTFI. Sementara di Gresik, anak-anak dari yayasan di Kecamatan Manyar, Kebomas, dan Bungah juga mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat.(*)








