KabarBaik.co – Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke agen LPG dan tempat usaha makanan skala menengah ke atas, Selasa (21/5).
Sidak yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah itu dilakukan di agen LPG PT Purnama Kero Utama di Jalan A Yani Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas. Dilanjut ke sejumlah warung makan di sekitar lokasi.
Sekda Bojonegoro Nurul Azizah saat di lokasi mengatakan, kebutuhan gas LPG di Kota Ledre mengalami peningkatan jika dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, jumlah pasokan LPG bersubsidi itu masih normal dan tidak ada kendala penyaluran.
“Jika dibanding kuota tahun lalu sebesar 40.340 metrik ton, tahun ini lebih besar sebanyak 40.873 metrik ton. Sehingga Ada kenaikan 530 metrik ton,” ujarnya.
Sementara di Bojonegoro terdapat 23 Agen dan 1.257 Pangkalan Resmi Pertamina. Rata-rata per desa terdapat 2 hingga 3 pangkalan LPG yang disiapkan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga sesuai HET sebesar Rp16 Ribu per tabung.
Setelah sidak di Agen yang ada di timur SPBU Kalianyar itu, Nurul Azizah bersama perwakilan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Disperinaker, serta pihak kepolisian dan TNI melanjutkan ke rumah makan di sekitar lokasi.
Di warung makan kelas menengah ini ditemukan pemilik masih menggunakan tabung LPG 3 Kg. Nurul pun langsung memberikan pemahaman bahwa resto skala besar sudah tidak boleh menggunakan LPG bersubsidi untuk rakyat miskin tersebut.
“Terdapat 4 konsumen yang diperbolehkan mengkonsumsi LPG 3kg yakni nelayan, petani, UMKM dan rumah tangga miskin,” jelasnya.
Sidak yang dilakukan di warung makan skala besar ini, bagian dari edukasi. Sehingga penggunaan LPG 3 Kg itu sesuai dengan ketentuan. Selain itu, pihaknya mengaku sudah mengajukan tambahan kuota untuk penyaluran LPG.
“Tadi kami juga sudah melaksanakan rapat dengan Pertamina dan akan mengajukan tambahan kuota ke Dirjen Migas 50% dari Kuota yang ada sekarang untuk antisipasi kemarau panjang,” pungkasnya.
Sementara, Sales Branch Manager Pertamina Fajar Wasis, mengatakan untuk wilayah Bojonegoro Pertamina telah menyalurkan sebesar 102 persen terhadap kuota bulanan Kabupaten Bojonegoro atau sebesar 1.150.000 tabung LPG 3kg.
Pada saat mendampingi sidak ke Resto, setelah konsumen mau di edukasi, Pertamina juga langsung menarik tabung LPG 3kg dan menukarnya secara gratis dengan tabung LPG Bright Gas Non Subsidi.(*)









