KabarBaik.co, Surabaya – Menjelang perayaan Idul Fitri, ketersediaan energi bagi masyarakat menjadi perhatian penting. Untuk memastikan kebutuhan tersebut tetap terpenuhi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Jawa Timur.
Sepanjang Maret 2026, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram melalui mekanisme fakultatif dan ekstra dropping sebesar 10 persen. Secara total, tambahan pasokan tersebut mencapai 3.657.666 tabung yang didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Timur.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang menjadi sasaran program subsidi energi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa perusahaan tidak hanya menambah pasokan, tetapi juga memperkuat pengawasan distribusi agar penyaluran LPG berjalan lancar hingga tingkat pangkalan.
“Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus secara rutin menyalurkan LPG 3 kilogram sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah. Kami juga melakukan pemantauan distribusi secara berkala agar pasokan tetap tersedia bagi masyarakat,” ujar Ahad di Surabaya, Jumat (13/3).
Selain itu, Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta lembaga penyalur resmi. Sinergisitas ini diharapkan dapat memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Sebagai bagian dari pengawasan di lapangan, Pertamina turut melakukan peninjauan langsung terhadap penyaluran LPG 3 kilogram di sejumlah pangkalan. Upaya ini bertujuan memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan, termasuk penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Di sisi lain, Pertamina kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Oleh karena itu, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih diimbau menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi LPG bersubsidi dapat lebih tepat sasaran.
Dengan penambahan pasokan ini, Pertamina berharap masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang, karena kebutuhan energi rumah tangga tetap terjaga dengan baik.








