Dapat Kunjungan DPMPTSP Jatim dan BI Jatim, Pemkab Gresik Tawarkan Lima Proyek Siap Ditanamkan Modal

oleh -20 Dilihat
bfdca133 7b4f 4ea4 b651 bd92ea7af644
Wabup Gresik Asluchul Alif menerima kunjungan dari DPMPTSP Jatim dan BI Jatim. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Gresik terus memantapkan diri sebagai magnet investasi di Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang ramah dan kompetitif, dengan menawarkan lima proyek unggulan kepada investor dalam kunjungan DPMPTSP Jatim dan Bank Indonesia.

Pemkab Gresik menerima kunjungan kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur dan Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur pada Rabu (7/5).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari agenda High Level Meeting Investasi Jawa Timur yang bertujuan mempererat sinergi antarpemangku kepentingan dalam mendongkrak daya saing daerah.

Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Gresik Asluchul Alif, didampingi Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman dan jajaran perangkat daerah terkait. Dari pihak Bank Indonesia hadir M. Barik Bathaludin beserta tim.

Dalam pertemuan ini, Plt. Bupati Gresik memamerkan keunggulan Gresik sebagai kawasan industri strategis di Jawa Timur. “Kabupaten Gresik memiliki kawasan industri besar yang terintegrasi, seperti KEK JIIPE, Kawasan Industri Maspion, dan Kawasan Industri Gresik,” kata Alif.

Ia juga menyoroti potensi geografis Gresik yang memiliki garis pantai panjang dan ombak tenang, cocok untuk pengembangan pelabuhan.

Tak sekadar menunjukkan peta kekuatan, Gresik juga menyiapkan lima Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang siap ditanamkan modal, antara lain Industri Pengolahan Logam Tembaga, Industri Alat dan Mesin Pertanian, Hilirisasi Timah, serta Unit Pengolahan Ikan (UPI) bernilai tambah.

Pemkab Gresik, kata Alif, menjamin kemudahan layanan perizinan melalui sistem OSS dan Mal Pelayanan Publik. Bahkan, regulasi insentif dan pendampingan hukum juga telah dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 80 Tahun 2023.

“Investasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Alif. Ia menegaskan, Gresik terbuka bagi investor dengan komitmen perizinan yang clean and clear.

Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, mengapresiasi upaya Gresik yang konsisten menjadi daerah dengan capaian investasi tertinggi di Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut Gresik sebagai magnet investasi dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran Bank Indonesia.

Di akhir pertemuan, Alif mengajak semua pihak untuk bergotong royong dalam membangun Gresik yang berdaya saing dan sejahtera. “Kami tidak bisa sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi dari panjenengan semua,” tuturnya lugas.

Dengan fondasi industri yang kuat, proyek investasi yang konkret, serta dukungan regulasi yang progresif, Gresik menegaskan posisinya bukan sekadar siap dikunjungi investor, tetapi juga siap ditanami modal untuk masa depan ekonomi yang lebih maju.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.