KabarBaik.co, Surabaya – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menggelar program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 dengan memberangkatkan 675 peserta dari Surabaya, Selasa (24/3). Pelepasan dilakukan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan berlangsung penuh antusiasme.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.412 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 675 peserta. Hal ini mencerminkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi balik kerja yang aman, nyaman, dan terjangkau pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 15 bus eksekutif disiapkan untuk mengangkut peserta menuju sejumlah kota tujuan, antara lain Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Poris Plawad, dan Terminal Baranangsiang. Selain fasilitas transportasi gratis, peserta juga mendapatkan konsumsi serta perlengkapan dasar selama perjalanan.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen BPKH dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Program Balik Kerja Bareng BPKH membantu masyarakat kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman setelah Idulfitri. Tingginya minat menunjukkan program ini sangat dibutuhkan karena dapat mendukung mobilitas sekaligus meringankan biaya perjalanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendanaan kegiatan ini berasal dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari setoran awal jemaah haji. Dengan demikian, pokok dana tetap terjaga, sementara hasil pengembangannya dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menilai antusiasme masyarakat terhadap program ini terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Ke depan, kami berharap jumlah armada dapat ditambah, terutama karena Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah jemaah haji tunggu terbesar. Program seperti ini sangat membantu masyarakat,” katanya.
Kegiatan pelepasan juga dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Amania, Asisten Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli, serta Pembina Yayasan Ummul Quro Ahmad Syakur.
Secara nasional, program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 menargetkan 2.700 peserta yang diberangkatkan dari empat kota, yakni Surabaya, Lampung, Solo, dan Yogyakarta. Jumlah pendaftar tercatat melampaui 11.000 orang.
Melalui program ini, BPKH berupaya terus menghadirkan kemaslahatan bagi umat, sekaligus membantu meringankan beban perjalanan para perantau yang kembali bekerja usai libur Lebaran.








