KabarBaik.co, Banyuwangi – Kemacetan panjang menuju Pelabuhan Ketapang masih terjadi pasca puncak arus balik Lebaran, Selasa (31/3) atau H+9 lebaran. Kendaraan dari arah Situbondo menuju pelabuhan dilaporkan masih mengular sejauh sekitar 10 kilometer.
Kepadatan didominasi mobil pribadi, bus antarkota, dan kendaraan pemudik tujuan Bali. Meski puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (29/3), tingginya volume kendaraan membuat antrean belum sepenuhnya terurai.
Salah satu kondektur bus rute Bandung-Bali, Candra, mengaku mulai terjebak kemacetan setelah keluar kawasan Alas Baluran, Wongsorejo, sekitar pukul 03.00 WIB.
Busnya membawa sekitar 40 penumpang itu baru tiba di area Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 13.30 WIB dan masih harus mengantre untuk masuk kapal.
“Ada sekitar 11 jam saya kejebak antrean ini,” kata Candra.
Keluhan serupa disampaikan Haki pengemudi mobil asal Kediri tujuan Denpasar yang mengaku mulai tersendat sejak pagi hari dan baru bisa masuk kawasan pelabuhan sekitar pukul 13.28 WIB.
“Jam 7 pagi setelah keluar Alas Baluran sudah kena macet, baru bisa masuk sekitar jam 13.28 WIB,” katanya.
Haki menyebut, kemacetan saat arus balik Lebaran sudah menjadi hal yang dapat diprediksi. Namun, ia berharap ada solusi jangka panjang untuk mengurangi kepadatan.
“Mungkin bisa ditambah dermaga dan kapal, jadi lebih banyak yang dioperasikan supaya antrean tidak panjang seperti ini,” ujarnya.
Sementara untuk pengendara roda roda masih bisa melintas. Seperti dikatakan Ristan asal Bondowoso, ia memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan parah. Meski demikian, ia tetap tidak bisa sepenuhnya lepas dari antrean.
“Berangkat jam 9, tetap macet. Lewat pinggiran masih bisa jalan pelan, tapi tetap antre. Baru masuk pelabuhan sekitar jam 13.30,” tuturnya
Untuk mengurai antrean, ASDP Ketapang mengoperasikan 33 kapal dan menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) agar proses bongkar muat kendaraan lebih cepat. Masa siaga arus balik juga diperpanjang hingga 5 April guna mengantisipasi kendaraan yang masih menuju Bali.
Pengguna jasa penyeberangan diimbau menyiapkan tiket lebih awal dan memperkirakan waktu tempuh tambahan karena kepadatan diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.






