KabarBaik.co, Jember – Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran 1447 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember mengintensifkan pengawasan kelaikan armada angkutan umum di Terminal Tawang Alun, Kamis (12/3).
Langkah proaktif ini bertujuan memastikan seluruh bus yang beroperasi memenuhi standar teknis dan administratif sebelum mengantarkan penumpang ke kampung halaman.
Kepala Dishub Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menegaskan bahwa inspeksi keselamatan (ramp check) dilakukan secara menyeluruh guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat kegagalan teknis kendaraan.
“Kami tidak berkompromi dengan keselamatan. Setiap armada wajib lolos pemeriksaan sistem pengereman, kondisi ban, fungsi lampu, hingga ketersediaan alat darurat seperti pemecah kaca,” tegas Gatot kepada wartawan.
Secara detail, Dishub Jember membagi inspeksi ke dalam tiga aspek krusial. Pemeriksaan keabsahan STNK, Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e), dan SIM pengemudi, pengecekan mendalam pada fungsi rem, sistem kemudi, serta kelayakan ban dan pemeriksaan fungsi wiper, lampu-lampu, hingga sabuk pengaman.
Sanksi Tegas Bagi Armada Tak Layak
Dishub memberlakukan kebijakan ketat dalam hasil inspeksi ini. Untuk kerusakan minor, operator diberikan kesempatan melakukan perbaikan segera. Namun, bagi kendaraan yang ditemukan memiliki pelanggaran berat, larangan operasional akan langsung dijatuhkan.
“Jika ditemukan kendala teknis fatal, kami instruksikan operator mengganti armada dengan unit yang lebih layak. Hanya bus dengan kondisi prima yang diizinkan mengangkut pemudik,” imbuh Gatot.
Selain kelaikan kendaraan, Gatot juga mengimbau para pengemudi untuk menjaga kondisi fisik dan menghindari kelelahan ekstrem. Hal ini krusial agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan. (*)








