KabarBaik.co – Ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Gresik. Selain parade budaya yang menampilkan ragam tradisi daerah, peringatan ini juga diwarnai aksi sosial berupa penyerahan 50 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di Lapangan Wisma Ahmad Yani Semen Gresik, Rabu (17/9) pagi. Selama lima hari ke depan, para anggota PMR dari tingkat SD hingga SMA mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak bersama Ketua PMI Jatim Imam Utomo dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Dalam kesempatan itu, Emil menegaskan bahwa Jumbara penting untuk membentuk kader PMR yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki semangat kerelawanan yang tinggi.
Suasana semakin hangat ketika jajaran PMI Jawa Timur hadir di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik. Hadir Dewan Kehormatan PMI Jatim, Supriyanto, Wakil Ketua PMI Jatim, Subagio, serta Ketua Bidang Relawan PMI Jatim, Zainal Abidin. Dari Kabupaten Gresik, turut hadir Ketua PMI Gresik H. Achmad Nadlir bersama jajaran pengurus PMI.
Sebagai wujud kepedulian, PMI menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah ini sekaligus menyampaikan terima kasih atas sinergi PMI Jawa Timur dengan Pemkab Gresik.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada PMI Provinsi Jawa Timur. Semoga PMI semakin menjadi lembaga yang terus menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan hadir membantu masyarakat Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Selain itu, parade budaya PMR dari 38 kabupaten/kota menjadi daya tarik utama. Para peserta menampilkan kekayaan tradisi daerah yang penuh warna, sekaligus mempererat persaudaraan antarrelawan muda. PMR Kabupaten Gresik sendiri mengusung tema “Mari Kita Mengurangi Penyebaran Penyakit” sebagai ajakan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Ketua PMI Jatim Imam Utomo menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 PMI ini bukan hanya seremonial, melainkan juga sarana melahirkan kader terbaik yang nantinya akan dikirim ke tingkat nasional. “PMI lahir untuk terus mengabdi bagi kemanusiaan, dan tugas itu tidak akan pernah berhenti selama manusia masih membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya. (*)






