Manasik Haji 2026 Tingkat Kabupaten Dibuka, Lamongan Jadi Penyumbang Jemaah Terbanyak Kedua di Jatim

oleh -105 Dilihat
Manasik haji di Lamongan.
Manasik haji di Lamongan.

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan resmi membuka kegiatan manasik haji tingkat kabupaten tahun 2026, Selasa (31/3), di Masjid Namira. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Manasik haji tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembekalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tahapan ini dinilai penting untuk memastikan para jemaah mampu menjalankan ibadah haji secara baik, tertib, dan sesuai tuntunan.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini mengusung motto “haji ramah lansia, perempuan, dan disabilitas”. Motto tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan humanis.

“Manasik haji hari ini tidak hanya sebatas pembelajaran teknis pelaksanaan ibadah, tetapi juga menanamkan semangat saling membantu dan memberikan pelayanan antarjemaah,” ujar Yuhronur.

Ia menambahkan, jumlah jemaah haji asal Lamongan tahun ini mencapai 2.758 orang, menjadikannya sebagai daerah dengan jumlah jemaah terbanyak kedua di Jawa Timur. Tingginya angka tersebut dinilai sebagai indikator positif meningkatnya kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi tantangan untuk memberikan pelayanan yang optimal.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur selaku ketua panitia menyebutkan, jumlah jemaah tahun ini meningkat sekitar 900 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

“Total jemaah terbagi dalam delapan kloter, terdiri dari enam kloter utuh asal Lamongan masing-masing berisi 380 jemaah, serta dua kloter gabungan bersama Kabupaten Bojonegoro dan Tuban,” jelasnya.

Untuk mendukung penyelenggaraan, disiapkan sejumlah petugas, yakni 13 orang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), 13 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), delapan Petugas Haji Daerah (PHD), serta 10 Pembimbing Ibadah Haji dari KBIHU.

Adapun jadwal keberangkatan jemaah haji Lamongan dimulai pada 29 April 2026 dengan lima kloter (30–34) sebanyak 1.722 jemaah. Selanjutnya, dua kloter (35 dan 36) akan diberangkatkan pada 30 April 2026 dengan jumlah 751 jemaah, serta kloter 37 sebanyak 285 jemaah dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2026.

Manasik haji tingkat kabupaten ini dilaksanakan selama satu hari dengan total empat jam pelajaran. Sebelumnya, manasik tingkat kecamatan telah digelar selama empat hari di 14 titik dengan total 16 jam pelajaran.

Pada musim haji tahun ini, pemerintah juga menerapkan skema murur dan tanazul, khususnya bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta pendampingnya. Dalam skema murur, jemaah dari Arafah tidak bermalam di Muzdalifah, melainkan langsung menuju Mina. Sementara itu, tanazul memungkinkan jemaah tidak menginap di Mina dan kembali ke hotel.

Selain itu, pemerintah turut menghadirkan program manajemen dam haji, yakni penyembelihan hewan dam yang dapat dilakukan di Tanah Suci melalui lembaga resmi Arab Saudi maupun di Indonesia.

Melalui rangkaian manasik ini, pemerintah berharap seluruh jemaah haji asal Lamongan memperoleh pembekalan optimal sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan nyaman serta meraih predikat haji mabrur.

“Dengan berbagai persiapan yang matang, kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” pungkasnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.