Realisasikan IPA Plosowahyu, DPRD Lamongan Setujui Pembahasan Rancangan Perda Penyertaan Modal PDAM

oleh -116 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat pidato di Rapat Paripurna DPRD.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat pidato di Rapat Paripurna DPRD.

KabarBaik.co, Lamongan – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan, Senin (30/3), menyepakati perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 sekaligus mendengarkan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.

Sebanyak 12 rancangan peraturan daerah disetujui, terdiri dari 4 usulan inisiatif DPRD dan 8 dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. Salah satu poin krusial dalam pembahasan tersebut adalah penambahan satu rancangan perda terkait penyertaan modal daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Fokus utama diarahkan pada pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Plosowahyu.

“Penyediaan air minum menjadi target utama dalam RPJMD 2025–2039. Salah satu langkah konkret adalah pembangunan IPA Plosowahyu dengan kapasitas 100 liter per detik,” ujar Yuhronur.

Untuk mendukung proyek tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan penyertaan modal berupa aset tanah. Lahan seluas 4.000 meter persegi di Desa Plosowahyu, yang berada di jalur strategis Jalan Raya Lamongan–Babat, akan digunakan sebagai lokasi IPA. Selain itu, disiapkan pula lahan 2.300 meter persegi di Kelurahan Sidokumpul untuk kantor pusat PDAM.

Menurut Yuhronur, investasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan kualitas layanan air minum.

“Penyertaan modal ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi air, efisiensi pengelolaan perusahaan, hingga mendorong peningkatan pendapatan asli daerah,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan IPA Plosowahyu diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang aman dan sesuai standar kesehatan.

Selain agenda Propemperda, rapat paripurna juga diisi dengan penyampaian LKPJ Tahun 2025. Dalam laporannya, Bupati memaparkan berbagai capaian pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik sepanjang tahun anggaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih akan terus dijaga melalui budaya kerja yang agile, inovatif, kolaboratif, dan adaptif.

“Kami mengapresiasi DPRD, forkopimda, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga insan pers. Sinergi yang kuat menjadi kunci terwujudnya kesejahteraan masyarakat Lamongan,” ujarnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.