KabarBaik.co, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan menyusul keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api akibat luapan air yang menggenangi jalur rel di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Genangan air terjadi di dua titik, yakni di Jembatan 46 KM 21+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Tegowanu–Stasiun Brumbung serta di Jembatan 59 KM 27+9/0 pada petak jalan Stasiun Gubug–Stasiun Tegowanu. Kondisi tersebut berdampak pada prasarana perkeretaapian sehingga KAI harus melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan sebagai langkah antisipatif.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil semata untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama KAI. Setelah dilakukan pengecekan dan penanganan di lapangan, jalur pada petak terdampak kini sudah dapat dilalui kembali dengan penerapan kecepatan terbatas sebagai langkah mitigasi risiko,” ujar Mahendro saat dikonfirmasi, Selasa (17/2).
Ia menambahkan, petugas prasarana terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kondisi jalur benar-benar stabil sebelum operasional kembali berjalan normal sepenuhnya.
Sebelumnya, sebagai dampak genangan air di sekitar jembatan, KAI melakukan rekayasa operasi dengan mengalihkan sejumlah perjalanan kereta melalui lintas Brumbung–Gundih–Gambringan.
Pengalihan rute tersebut menyebabkan perubahan pola operasi serta keterlambatan kedatangan pada beberapa perjalanan kereta api, di antaranya:
• KA Argo Anjasmoro (KA 30F) relasi Gambir–Surabaya Pasarturi
• KA Gumarang (PLB 164A) relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi
• KA Jayabaya (KA 92/93) relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi–Malang
• KA Harina (KA 96) relasi Bandung–Surabaya Pasarturi
KAI Daop 8 Surabaya memastikan koordinasi terus dilakukan dengan seluruh pihak terkait guna menjamin aspek keselamatan terpenuhi sebelum perjalanan kembali normal.
KAI juga mengimbau pelanggan untuk selalu memantau informasi resmi serta menyesuaikan rencana perjalanan dengan mempertimbangkan potensi keterlambatan. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan.









