KabarBaik.co, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 3.508 wisatawan mancanegara memanfaatkan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 11–30 Maret 2026.
Capaian ini menjadi sinyal positif meningkatnya minat sekaligus kepercayaan wisatawan asing terhadap moda transportasi kereta api di Jawa Timur.
Pergerakan wisatawan mancanegara tersebut didominasi melalui tiga stasiun utama, yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 1.539 penumpang, Stasiun Malang sebanyak 767 penumpang, serta Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 668 penumpang.
Ketiganya merupakan simpul transportasi strategis yang menghubungkan berbagai wilayah sekaligus menjadi pintu masuk menuju destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.
Selain lokasinya yang dekat dengan pusat kota dan kawasan wisata, ketiga stasiun ini juga telah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lanjutan, mulai dari angkutan kota, taksi, transportasi berbasis aplikasi, hingga layanan bus. Integrasi tersebut memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan secara praktis, efisien, dan nyaman.
Tingginya minat wisatawan asing menggunakan kereta api tidak lepas dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.
Berbagai peningkatan terus dilakukan, mulai dari kemudahan akses pembelian tiket melalui platform digital, kebersihan sarana dan prasarana, hingga peningkatan kualitas layanan pelanggan yang berorientasi pada pengalaman pengguna.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa tren positif ini mencerminkan meningkatnya daya saing layanan kereta api di Indonesia.
“Tingginya jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin dipercaya sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien. Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan guna mendukung mobilitas wisatawan,” ujarnya, Selasa (31/3).
Ia menambahkan, konektivitas jaringan kereta api yang terhubung langsung dengan pusat kota serta integrasi antarmoda menjadi nilai tambah yang signifikan. Kemudahan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi perjalanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang lebih praktis dan menyenangkan, khususnya bagi wisatawan mancanegara.
Di sisi lain, meningkatnya mobilitas wisatawan asing melalui layanan kereta api turut berdampak positif terhadap perekonomian lokal. Aktivitas tersebut mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar stasiun dan kawasan destinasi wisata.
KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen terus mengoptimalkan kualitas layanan serta memperkuat konektivitas antardaerah dan integrasi antarmoda. Dengan layanan yang semakin andal dan terintegrasi, kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara dalam menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia.
Memasuki masa arus balik, volume penumpang di wilayah KAI Daop 8 Surabaya masih terpantau tinggi. Hingga Selasa (31/3) pukul 10.00 WIB, diproyeksikan sebanyak 37.709 penumpang akan menggunakan layanan kereta api, terdiri dari 20.469 penumpang datang dan 17.240 penumpang berangkat. Jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga akhir hari.
Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi hari ini yaitu Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 11.041 penumpang, Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 9.623 penumpang, serta Stasiun Malang dengan 6.090 penumpang.
Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 11–31 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 993.606 penumpang, terdiri dari 498.466 penumpang berangkat dan 495.140 penumpang datang.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga 31 Maret 2026 tercatat mencapai 510.836 tiket atau sekitar 91 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk. Angka ini merupakan akumulasi untuk periode keberangkatan 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), dan masih berpotensi meningkat seiring berlangsungnya arus balik. Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani hingga 1.019.060 penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Puncak arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan 30.293 tiket terjual, disusul 19 Maret 2026 sebanyak 29.409 tiket. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan total 57.210 penumpang.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan Promo Silaturahmi 2026 berupa potongan harga 20 persen untuk KA Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang, berlaku untuk keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026.
KAI mengimbau pelanggan datang lebih awal ke stasiun, tidak terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan, serta selalu menjaga barang bawaan. Selain itu, pelanggan diminta melakukan perjalanan sesuai relasi yang tertera pada tiket demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.






