Lamongan Perkuat SDM Berdaya Saing Lewat Pendidikan dan Nilai Kebangsaan

oleh -7 Dilihat
1000317876
Sosialisasi empat pilar di Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar utama kemajuan daerah. Langkah ini dilakukan melalui penguatan nilai kebangsaan dan pendidikan, yang dipandang sebagai fondasi untuk menghadapi tantangan masa depan.

Dalam upaya tersebut, Pemkab Lamongan menggelar kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI, yang sekaligus diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Universitas Sunan Gresik. Acara yang berlangsung pada Senin (2/3) di Aula Gajah Mada Gedung Pemkab Lamongan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

Bupati Lamongan, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan bahwa pembangunan di Lamongan tidak hanya berfokus pada aspek fisik. Pembangunan non fisik yang menekankan pada penguatan karakter dan kualitas SDM masyarakat juga menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan misi kedua Pemerintah Kabupaten Lamongan, yakni “Mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak yang responsif terhadap perubahan zaman.”

“Dalam merealisasikan pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak hanya fokus pada aspek fisik. Aspek non fisik, seperti penguatan kualitas SDM, juga terus kami genjot. Karena SDM unggul adalah investasi pembangunan jangka panjang,” ujar Bupati Pak Yes dengan tegas.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Jazilul Fawaid, menekankan pentingnya pembangunan di tingkat desa. Menurut Jazilul, pembangunan desa yang hanya mengandalkan infrastruktur tidak akan cukup. Pembangunan SDM yang berkualitas menjadi kunci untuk meningkatkan otonomi daerah yang lebih adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.

“SDM yang berkualitas akan memperkuat otonomi daerah dan memungkinkan daerah beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi yang ada,” kata Jazilul Fawaid.

Penajaman dan implementasi empat pilar kebangsaan MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat karakter bangsa dan mempercepat pembangunan di Lamongan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Universitas Sunan Gresik. Penandatanganan ini dilakukan oleh Jazilul Fawaid selaku Pembina Universitas Sunan Gresik. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dunia akademik dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM, inovasi pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” harap Bupati Lamongan.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan Lamongan dapat terus maju, membangun SDM yang unggul, serta menghadapi tantangan zaman dengan kekuatan bersama.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.