KabarBaik.co— Bima, 17, anak dari AS alias Wawan, pelaku pembacokan sadis di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan, kini telah diamankan di Polres Pacitan. Pihak kepolisian menegaskan, Bima tidak disandera oleh ayahnya, melainkan dibawa ke kantor polisi sebagai saksi kunci untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, Bima sempat dikabarkan melarikan diri setelah menolong salah seorang korban pembacokan. Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengklarifikasi bahwa Bima kini berada di Polres dan keterangannya sangat dibutuhkan untuk mengungkap kasus ini.
”Anaknya tidak disandera, tetapi melarikan diri dan sekarang sudah diamankan di Polres, sedang dimintai keterangan karena dia jadi saksi kunci,” ujar Ayub kepada wartawan. Dia menambahkan bahwa Bima awalnya diamankan di Polsek Arjosari sebelum dipindahkan ke Polres Pacitan.
Diberitakan sebelumnya, insiden tragis yang terjadi pada Sabtu (20/9) malam ini melibatkan pelaku berinisial AS, 45, yang tega membacok lima orang. Satu korban, Timi, yang merupakan ibu dari mantan istri pelaku, tewas di tempat kejadian perkara (TKP) . Empat korban lainnya, termasuk mantan istri pelaku, Miswati, 40, mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Pacitan.
Diduga, motif di balik aksi keji ini adalah rasa sakit hati pelaku, yang bekerja sebagai penjaga sekolah, karena mantan istrinya berencana menikah lagi. Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian yang dibantu TNI dan warga setempat, setelah AS melarikan diri dan bersembunyi di hutan. (*)







