KabarBaik.co, Jombang – Misteri tewasnya ibu dan anak di bangunan eks asrama polisi Desa Rejoagung, Ploso, Jombang, mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap korban tewas akibat mati lemas karena menghirup asap.
“Kesimpulan sementara dokter forensik, korban meninggal akibat mati lemas karena menghirup asap,” kata Dimas, Kamis (26/2).
Dua korban tersebut diduga merupakan ibu dan anak asal Nganjuk. Identitasnya mengarah pada perempuan berinisial Sri Kusyanti, 35, dan anaknya Nayla Caira Qonila, 6, warga Balong Gebang, Gondang, Nganjuk.
Meski begitu, polisi masih menunggu hasil uji DNA untuk memastikan identitas korban. Pasalnya, kondisi sidik jari kedua jenazah telah rusak sehingga tidak bisa diidentifikasi melalui metode tersebut.
“Sidik jari sudah rusak. Secara ilmiah kami akan lakukan tes DNA untuk memastikan identitas korban,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Di antaranya sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO yang diakui suami korban sebagai miliknya.
Selain itu, ditemukan pula kunci kontak di bawah tubuh jenazah, pakaian yang dikenali keluarga, sandal, anting yang masih terpasang di tubuh anak, satu botol BBM jenis pertalite, korek api, serta satu botol cairan pembersih berwarna hijau.
Mengenaskan, Mayat Diduga Ibu dan Anak di Bekas Bangunan Aspol Melepuh Terbakar
Pada tubuh anak ditemukan pelepuhan di area pipi yang diduga akibat paparan zat kimia basah kuat. Sementara pada tubuh ibu terdapat kerusakan di bagian tenggorokan hingga organ dalam yang juga diduga akibat interaksi dengan zat kimia.
Polisi belum memastikan apakah zat tersebut berasal dari cairan pembersih yang ditemukan di lokasi. Saat ini, barang bukti masih dalam proses uji laboratorium.
“Kami belum bisa memastikan sumber zat kimia tersebut karena masih menunggu hasil laboratorium,” jelas Dimas.
Berdasarkan hasil autopsi, waktu kematian diperkirakan terjadi antara 48 hingga 120 jam sebelum jasad ditemukan. Polisi juga memastikan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Meninggalnya karena mati lemas,” tegasnya.
Sebelumnya, dua jasad perempuan ditemukan warga di bangunan kosong bekas asrama polisi di Dusun Rejoagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (25/2) siang.
Penemuan bermula dari kecurigaan warga yang melihat tubuh tergeletak di dalam bangunan tak berpenghuni tersebut.
Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Jombang. Polisi tengah menelusuri rekaman CCTV, memeriksa saksi-saksi, serta menunggu hasil uji laboratorium untuk mengungkap secara pasti penyebab dan latar belakang peristiwa tersebut. (*)









