KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Istigasah dan Doa Bersama di Alun-Alun Jember. Kegiatan religi ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Jember.
Meski hujan sempat mengguyur wilayah Jember Kota dan sekitarnya, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ribuan warga bertahan di lokasi hingga acara berakhir demi mengikuti khidmatnya lantunan doa dan selawat.
Bupati Jember, Gus Fawait, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran masyarakat yang tetap bertahan meski cuaca kurang mendukung. Ia mengajak seluruh warga untuk bersatu mendoakan kemajuan daerah.
“Luar biasa, meski hujan, semua tetap berkumpul di sini. Mudah-mudahan di bulan Rajab yang istimewa ini, doa kita semua dikabulkan oleh Allah SWT,” ujar Gus Fawait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan bagi Jember selama lima tahun masa kepemimpinannya. Fokus utamanya adalah pengentasan kemiskinan.
“Bismillah, selama lima tahun ke depan, saya akan terus berjuang dan mengabdi. Insya Allah, Jember tidak boleh lagi menjadi kabupaten dengan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur,” tegasnya.
Gus Fawait menekankan bahwa visi “Jember Baru, Jember Maju” hanya bisa tercapai dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Sebagai bentuk perwujudan visi tersebut, ia juga mengumumkan perubahan tradisi perayaan malam tahun baru.
Tahun ini, Pemkab Jember meniadakan pesta kembang api. Sebagai gantinya, malam pergantian tahun akan diisi dengan kegiatan doa dan selawat bersama.
“Tidak ada pesta kembang api. Kita isi dengan doa dan selawat demi keselamatan serta persatuan NKRI,” pungkasnya. (*)







