KabarBaik.co – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum di Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, Jember meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo.
Berdasarkan informasi, tokoh agama bernama Kiai Taufik Hasyim dan sang istri Nyai Amiratul Nawaddah saat itu perjalanan kembali ke Jember setelah menghadiri acara 40 hari sang nenek di Madura.
“Neneknya (Nyai Farida) di Madura itu tempo hari wafat. Akhirnya Taufik bersama sang istri pulang ke Madura menghadiri acara 40 hari neneknya,” kata Paman Kiai Taufiq, Kiai Muhammad Husni, Minggu (15/6).
Ia mengungkap saat pulang dari Madura menuju Jember itu terjadi kecelakaan, Jumat malam (13/6).
“Betul mas memang kecelakaan saat perjalanan pulang, lokasinya di Pasuruan-Probolinggo,” ungkapnya.
Kiai Husni juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan secara material dan moral. Terutama kepada masyarakat, tokoh-tokoh NU, dan seluruh pihak yang sudah berbondong-bondong datang ke rumah duka.
“Saya atas nama keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan semuanya baik secara moril dan materil. Yang datang takziyah banyak sekali dari masyarakat dan para tokoh,” ujarnya.
Sementara itu, warga di lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Hartiningsih menyampaikan bahwa masyarakat tidak menyangka bahwa tokoh agama di Desanya telah meninggal dunia.
Pasalnya, Kiai Taufik dan Nyai Amiratul sehat-sehat saja, bahkan pada hari Rabu (11/06) masih memberikan ceramah di Pondok Pesantren.
“Tidak ada yang nyangka, warga sini pengasuh ponpes telah meninggal dunia. Soalnya tiga hari lalu masih mengisi ceramah,” ungkapnya.
Harti mengaku sangat terkejut dan sempat lemas kakinya, ketika mendengar kabar kiai dan bu nyai meninggal dunia dalam kecelakaan.
“Keduanya merupakan tokoh agama yang tidak pernah mengecewakan masyarakat selama memimpin pondok,” katanya. (*)










