KabarBaik.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo menaruh perhatian serius terhadap persoalan kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Bligo, Kecamatan Candi, tepatnya di depan PT Ecco Indonesia.
Kemacetan di ruas jalan tersebut paling sering terjadi pada pagi dan sore hari, bertepatan dengan jam masuk serta pulang kerja karyawan pabrik, sehingga arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan antrean kendaraan.
Dishub menilai kepadatan lalu lintas bukan semata akibat volume kendaraan, melainkan dipicu parkir liar sepeda motor yang menggunakan trotoar dan bahu jalan.
Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki menyebut ratusan sepeda motor setiap hari parkir tidak pada tempatnya, mulai dari depan pabrik hingga mendekati area lampu lalu lintas.
“Ratusan kendaraan roda dua setiap hari parkir di atas trotoar dan bahu jalan Raya Bligo. Parkir tidak resmi dan tidak berizin ini terlihat mulai depan pabrik Ecco hingga mendekati traffic light. Mulai besok sudah tidak boleh lagi, ini akan kita tertibkan,” tegas Budi saat dikonfirmasi, Rabu (21/1).

Menurut Budi, penggunaan trotoar sebagai lahan parkir telah merampas hak pejalan kaki sekaligus mempersempit badan jalan, yang berujung pada kemacetan berkepanjangan.
Selain parkir liar, Dishub juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar dan turut mengganggu fungsi fasilitas umum.
“Jika masih ngeyel, petugas tidak segan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Melalui langkah penertiban tersebut, Dishub berharap arus lalu lintas di Jalan Raya Bligo dapat kembali lancar dan tidak lagi menjadi titik kemacetan, khususnya pada jam sibuk aktivitas pabrik. (*)








