KabarBaik.co – Pj Wali Kota Kediri Zanariah menyampaikan data kemiskinan Kota Kediri mengalami penurunan. Selama 2005-2024 jumlah penduduk miskin di Kota Kediri mengalami penurunan sebesar 14,36 ribu jiwa, dari 33,60 ribu jiwa menjadi 19,24 ribu jiwa.
Pada Maret 2024 jumlah penduduk miskin berjumlah 19,24 ribu jiwa atau berkurang 1.790 jiwa jika dibanding tahun 2023. Presentase penduduk miskin Maret 2024 adalah 6,51 persen mengalami penurunan bila dibanding tahun 2023 sebesar 7,15 persen.
Hal itu merupakan penurunan kemiskinan terbesar selama periode 2020-2024 bahkan melampaui target yang ditetapkan RPJMD 6,90 persen
Dalam menangani kemiskinan Pemkot Kediri telah melakukan beberapa upaya yakni pemberian bantuan sosial, pemberian latihan kerja, Pemberian bantuan modal, pemberian jaminan kesehatan, Pemberian perlengkapan sekolah gratis dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Sementara itu, jumlah penduduk miskin ekstrem di Kota Kediri berdasar musyawarah kelurahan sebanyak 3.002 jiwa. Kemiskinan ekstrem di Kota Kediri turun dari tahun 2020 sebesar 1,93 menjadi 1,03 persen pada tahun 2023.
Capaian dan penurunan kemiskinan ekstrem Kota Kediri tahun 2023 lebih baik dari capaian dan penurunan nasional. Dimana nasional sebesar 1,12 persen.
Jumlah individu miskin ekstrem berdasarkan kecamatan di Kota Kediri, sebanyak 837 di Kecamatam Kota, 1.182 di Kecamatan Mojoroto, dan 938 di Kecamatan Pesantren. Dalam penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem Kota Kediri memanfaatkan ArcGis untuk profiling kemiskinan.
“Jadi dapat memetakan kemiskinan sampai level individu. Sehingga penanganan kemiskinan lebih tepat sasaran. Profiling kemiskinan dapat diakses di http://gisckedirikota.maps.arcgis.com,” ucapnya Selasa (13/8). (*)








