KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki Ramadan dan menjelang Lebaran, ada satu kebiasaan yang hampir selalu terulang di banyak keluarga Indonesia: berburu baju baru bersama orang terdekat.
Tradisi sederhana namun sarat makna ini kembali diangkat oleh Matahari Department Store melalui kampanye bertajuk Kembali ke Matahari.
Kampanye tersebut resmi diluncurkan dalam grand launch yang digelar di Atrium Lower Ground Floor Tunjungan Plaza 2, Surabaya, Jumat (27/2).
Momentum ini menjadi penanda komitmen perseroan dalam menyambut Ramadan dan Lebaran 2026 dengan pendekatan yang lebih dekat dengan konsumen lintas generasi.
Mengusung semangat nostalgia sekaligus relevansi, “Kembali ke Matahari” tidak sekadar menjadi kampanye musiman.
Perseroan ingin menghidupkan kembali pengalaman belanja Lebaran yang telah lama melekat dalam memori kolektif masyarakat Indonesia. Matahari diposisikan bukan hanya sebagai department store, melainkan destinasi yang menyatukan kebutuhan fesyen, gaya hidup, serta momen kebersamaan keluarga selama bulan suci hingga Hari Raya.
Peluncuran kampanye dikemas dalam suasana santai dan terbuka. Area atrium disulap menjadi ruang perayaan Ramadan yang menghadirkan fashion showcase, live entertainment, hingga pengalaman interaktif bagi pengunjung pusat perbelanjaan. Konsep ini dirancang agar lebih inklusif dan mudah diakses berbagai kalangan.
Salah satu sorotan utama adalah peluncuran koleksi eksklusif hasil kurasi Hesti Purwadinata dan Ananda Omesh. Keduanya menghadirkan pilihan busana yang merepresentasikan keluarga modern Indonesia—praktis, nyaman, namun tetap stylish untuk momen Lebaran.
Dalam sesi berbagi, Hesti dan Omesh menekankan pentingnya menyiapkan item fesyen esensial jauh hari sebelum Lebaran, agar tidak terburu-buru menjelang hari raya. Koleksi kurasi tersebut juga ditampilkan dalam area khusus di gerai Matahari guna memudahkan pelanggan menemukan inspirasi gaya yang sesuai karakter masing-masing.
Suasana acara semakin hidup dengan kehadiran Podkesmas dalam format live podcast. Melalui obrolan ringan dan dekat dengan keseharian audiens, pesan kampanye disampaikan secara natural dan menghibur.
Marketing & Brand Development Director Matahari, Rama Ishwara, mengatakan bahwa selama puluhan tahun Matahari telah menjadi bagian dari tradisi belanja Lebaran keluarga Indonesia.
Melalui kampanye ini, perseroan ingin memastikan pengalaman tersebut tetap menghadirkan rasa kebersamaan yang familiar, sekaligus relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini.
“Lewat format yang lebih dekat dengan keseharian, seperti podcast dan kolaborasi kurasi gaya bersama Hesti dan Omesh, kami ingin semakin mendekatkan Matahari dengan audiens generasi sekarang tanpa meninggalkan akar tradisinya,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut kampanye, Matahari juga menghadirkan program interaktif “Try On Challenge” yang berlangsung mulai 27 Februari hingga akhir Ramadan 2026. Pelanggan diajak memilih koleksi dari rak “Curated by Omesh” atau “Curated by Hesti”, melakukan mix and match minimal dua item, lalu membagikan konten before-after melalui Instagram Reels atau TikTok.
Peserta yang menandai akun resmi Matahari dan menggunakan tagar #TeamOmesh atau #TeamHesti berkesempatan memperoleh diskon tambahan 5–10 persen dengan menunjukkan unggahan di kasir pada hari yang sama. Selain itu, lima konten paling kreatif setiap pekan akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp 500.000.
Melalui strategi kampanye berbasis pengalaman dan partisipasi konsumen ini, Matahari berupaya memperkuat posisinya di momentum puncak belanja tahunan, sekaligus menghidupkan kembali tradisi Lebaran yang telah menjadi bagian dari perjalanan banyak keluarga Indonesia.








