Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Keberangkatan Jemaah Umrah dari Surabaya Tetap Normal

oleh -150 Dilihat
Jamaah umrah persiapan keberangkatan (ilustrasi)
Selama maskapai tidak melakukan penundaan atau pembatalan penerbangan, jadwal keberangkatan jamaah tetap berjalan sesuai rencana. (Dani)

KabarBaik.co, Surabaya – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran di berbagai kalangan, termasuk calon jemaah umrah dari Indonesia. Meski demikian, keberangkatan jemaah umrah dari Surabaya hingga kini masih berlangsung sesuai jadwal.

Bagi banyak jemaah, perjalanan menuju Tanah Suci bukan sekadar perjalanan biasa. Ibadah ini telah lama dinantikan dan dipersiapkan selama bertahun-tahun. Karena itu, di tengah situasi geopolitik yang memanas, para jamaah tetap melangkah dengan penuh keyakinan menuju Makkah dan Madinah.

Pembimbing utama Nur Hamdalah Travel Surabaya, Ustadz Muhammad Latief, memastikan bahwa operasional keberangkatan jamaah hingga saat ini berjalan normal tanpa kendala berarti.

“Selama maskapai tidak melakukan penundaan atau pembatalan penerbangan, jadwal keberangkatan jamaah tetap berjalan sesuai rencana,” ujar Ustadz Latief, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan, potensi gangguan penerbangan akibat konflik Timur Tengah umumnya terjadi pada maskapai luar negeri yang harus melakukan transit di sejumlah negara yang terdampak konflik di kawasan tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, pihak travel menggunakan maskapai dalam negeri yang memiliki rute langsung menuju Arab Saudi melalui jalur penerbangan selatan yang dinilai masih aman.

“Maskapai yang kami gunakan mengambil jalur penerbangan selatan melalui wilayah udara Yaman yang hingga saat ini masih aman dilalui. Karena itu, baik keberangkatan maupun pemulangan jamaah umrah dari Nur Hamdalah Travel tetap berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.

Ustadz Latief juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang mengeluarkan imbauan terkait perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah. Menurutnya, imbauan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi keselamatan warganya.

“Tujuan pemerintah tentu baik, yaitu menjaga keselamatan warga negara. Kami sangat mengapresiasi imbauan tersebut,” katanya.

Meski demikian, ia berharap pemerintah, khususnya melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, dapat menyiapkan solusi apabila terjadi penundaan kepulangan jamaah akibat kondisi tertentu di kawasan Timur Tengah.

Selama ini, apabila terjadi keterlambatan kepulangan, biaya tambahan penginapan jamaah di Arab Saudi umumnya harus ditanggung oleh pihak penyelenggara perjalanan. Kondisi tersebut kerap menjadi beban tambahan bagi biro travel.

“Jika terjadi penundaan kepulangan, biasanya biaya penginapan harus ditanggung pihak travel. Hal ini tentu cukup memberatkan,” ungkapnya.

Dalam kondisi normal, Nur Hamdalah Travel Surabaya mampu memberangkatkan lebih dari empat rombongan jamaah setiap bulan. Setiap rombongan rata-rata terdiri dari sekitar 40 orang jamaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) milik Kementerian Agama Republik Indonesia, saat ini sekitar 58 ribu jemaah umrah asal Indonesia masih berada di Arab Saudi.

Di tengah situasi geopolitik yang memanas, proses pemulangan jamaah tetap berjalan. Tercatat sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Bagi para jemaah, perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga pengalaman spiritual yang sarat harapan. Meski dunia di luar tengah diliputi ketegangan, langkah mereka menuju Tanah Suci tetap dilandasi keyakinan dan doa agar perjalanan berlangsung aman hingga kembali ke rumah.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.