Banyuwangi Tampilkan Motif Batik Jenon di BBF 2024

oleh -13 Dilihat
IMG 20241017 WA0009
Motif Batik Jenon khas Banyuwangi.(ist)

KabarBaik.co – Kabupaten Banyuwangi mengenalkan motif batik lawas bernama Jenon dalam Banyuwangi Batik Festival 2024 di Wana Wisata de Djawatan yang bakal digelar 18-19 Oktober.

Event BBF ini bukan sekedar acara fashion semata, namun merupakan upaya Banyuwangi untuk terus melestarikan batik khas Banyuwangi sekaligus menumbuhkan ekosistem industri batik di Banyuwangi.

Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah mengatakan event yang sudah masuk tahun kesebelas penyelenggaraan ini juga menjadi ajang untuk regenerasi atau mencari bibit-bibit potensial pengembangan batik daerah. Baik itu desainer fashion batik maupun pengrajin kain batik.

“Batik adalah warisan adikuhung bangsa kita, sudah sepantasnya kita bertanggung jawab melestarikannya. Kami harap dengan terus digelarnya BBF regenarasi batik daerah akan terus berjalan,” kata Sugirah.

Sebelumnya Banyuwangi Batik Festival telah mengangkat berbagai tema motif batik lokal Banyuwangi. Mulai dari motif kuno Gajah Oling, Galaran, Sembruk Cacing, Gedekan, Kangkung Setingkes, Paras Gempal dan Jajang Sebarong.

Sementara itu Ketua Perkumpulan Pengerajin dan Pengusaha Batik Sekarjagad Blambangan, Dedy Wahyu Hernanda menyebutkan, motif batik “Jenon” memiliki filosofi khusus. Motif jenon memiliki bentuk seperti belah ketupat.

Ketupat atau kopat dalam bahasa lokal mengandung arti ‘Ngaku Lepat’ atau mengakui kesalahan. Kopat ini terbuat dari Janur, yang jika diartikan ‘Sejatining Nur’ yang berarti cahaya sejati.

Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Nanien Oktaviantie, BBF 2024 akan digelar pada 18-19 Oktober di Hutan De Djawatan. Hutan trembesi tersebut sengaja dipilih sebagai venue karena menawarkan sensasi seperti hutan Fangorn dalam film Lord of the Rings.

“Keunikan De Djawatan yang rindang dan indah akan menambah daya tarik agenda tahunan yang selalu ditunggu para penggemar batik dan penggemar fashion ini,”kata Nanien.

Ajang ini juga diiringi serangkaian kegiatan lain yang mendorong kecintaan generasi muda pada batik dan keragaman seni budaya Banyuwangi. Mulai lomba desain motif batik, lomba peragaan busana batik untuk pelajar, mahasiswa dan umum. Ada pula Fashion in the Forest oleh para lurah dan kepala desa se Kabupaten Banyuwangi.

“Juga ada hiburan pagelaran seni Jaranan Buto, hingga pameran batik dan hiburan musik. Puncak acara  akan dihelat pada 19 Oktober 2024 mulai pukul 13.00 – 17.00 WIB,” tutup Nanin.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.