Sadis! Pria Banyuwangi Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas

oleh -130 Dilihat
Korban penganiayaan Banyuwangi
Jenazah korban saat dimandikan.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Seorang pria berinisial AS, 31 tahun di Banyuwangi diamankan polisi setelah diduga menganiaya ibu kandungnya hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Selasa (31/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban meninggal diketahui bernama Suratun, 65 tahun. Sementara satu korban lain, Dedi, 45 tahun, merupakan teman kerja pelaku mengalami luka parah dan dirawat di RS Al Huda Gambiran.

Kapolsek Pesanggaran Kompol Maskur, mengatakan AS merupakan anak kandung Suratun. Ia menganiaya dua korban dengan parang dan pisau.

“Pelaku sudah kami amankan di Polsek Pesanggaran dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Maskur menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga, bernama Dalim. Ketika itu Dalim mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban.

Saat mendatangi sumber teriakan, Dalim melihat dua orang bersimbah darah. Ia juga melihat AS di sekitar lokasi membawa senjata tajam.

“Saksi takut lalu pergi dan meminta bantuan warga. Kemudian peristiwa ini dilaporkan ke kami,” ujarnya.

Akibat kejadian itu korban Suratun mengalami luka parah di bagian kepala. Sementara korban Dedi putus pada bagian jari dan tengah dirawat di rumah sakit.

Selain mengamankan pelaku polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa parang, pisau, dan sebatang kayu.

Terkait motif, masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Dari keterangan saksi, pelaku belakangan sering marah-marah dan diduga mengalami depresi.

“Pelaku mengalami depresi sekitar 4 tahunan ini setelah bercerai dengan istrinya,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.