Banjir Kali Lamong Meluas, 14 Desa di Gresik Selatan Terendam

oleh -13 Dilihat
8f5dff18 9130 4703 833f f88fabbba77e
Kepala BPBD Gresik Sukardi meninjau tanggul yang jebol. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Luapan banjir Kali Lamong di wilayah Gresik selatan terus meluas, Senin (22/12) siang. Data BPBD Gresik mencatat, saat ini ada 14 desa yang terendam banjir tahunan tersebut.

Kepala BPBD Gresik Sukardi menjelaskan, banjir Kali Lamong disebabkan air kiriman dari wilayah hulu yang mengakibatkan debit sungai meningkat dan meluap. “Hingga saat ini masih ada 14 desa di 3 kecamatan yang terendam banjir,” katanya, Senin (22/12) sekitar pukul 13.00 WIB.

Di Kecamatan Balongpanggang, banjir masih menggenangi jalan, rumah dan area persawanan di enam desa. “Meliputi Desa Dapet, Sekarputih, Wotansari, Karangsemanding, Banjaragung dan Pucung. Sekitar 47 rumah warga masih tergenang air dengan ketinggian 5-10 sentimeter,” tandasnya.

Sementara di Kecamatan Benjeng, luapan Kali Lamong menggenangi Desa Lundo, Sedapurklagen, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti dan Bulurejo. “Desa Sedapurklagen terdampak paling parah. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter dan ada lebih dari 100 rumah yang tergenang. Desa Kedungrukem ada 250 rumah yang terendam,” imbuhnya lagi.

Banjir juga bergerak ke wilayah hilir di Kecamatan Cerme. Menggenangi Desa Dadapkuning, dan Ngembung. “Mengakibatkan dua titik tanggul jebol dengan lebar 3 meter,” tutupnya.

Pihak BPBD Gresik terus melakukan monitoring perkembangan banjir. Perahu karet juga disiagakan. Termasuk pendirian dapur umum di Desa Kedungrukem.

“Kondisi terkini banjir di Balongpanggang mengalami penurunan, surut. Sementara Benjeng mengalami kenaikan perlahan. Cuaca terpantau berawan dan hujan ringan,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.