4.366 Hektare Lahan Tembakau di Lamongan Masuk Masa Panen

oleh -7 Dilihat
389c8838 09c3 4c10 b5d4 7c0858b9cf37
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat panen raya tembakau. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan panen raya tembakau di Dusun Sahar Desa Wateswinangun, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Selasa (16/9).

Yuhronur Efendi menjelaskan musim tembakau tahun 2025 ini terdapat tantangan tersendiri. Yakni terjadinya anomali iklim, atau masyarakat biasa menyebut kemarau basah.

Meskipun mengalami tantangan pada iklim, musim tembakau di Kota Soto bisa dilaksanakan.

“Pada musim tembakau tahun ini memang tantangannya adalah iklim, menurut cerita para petani butuh menanam bibit tembakau lebih dari satu kali sampai bisa berhasil dan normal. Namun, Alhamdulillah hasil panennya memuaskan,” tutur Pak Yes, sapaannya.

Harga jual tembakau pada panen raya ini mencapai Rp 46 ribu hingga Rp 47 ribu perkilogram.

Sedangkan total luas tanam tembakau di Kabupaten Lamongan ialah 7.570 hektare. 4.366 hektare diantaranya memasuki masa panen raya. Salah satunya di Desa Wateswinangun terdapat 145 hektare yang memasuki masa panen.

Sebagai daerah dengan potensi tembakau yang tinggi, tentu Pemkab Lamongan terus mendukung produktivitas kemandirian petani tembakau. Dukungan yang diberikan diantaranya adalah menyerahkan 26.173 BPJS Ketenagakerjaan kepada Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Lamongan.

Tak hanya itu, fasilitasi juga disalurkan berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Meliputi alat perajang tembakau, hand sprayer elektrik, kendaraan roda tiga, pompa air dangkal, peningkatan jalan produksi tani, pembangunan sumur, handtraktor, hingga terpal kepada kelompok tani Kecamatan Sambeng.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito menambahkan bahwa pendampingan kepada petani tembakau di Kabupaten Lamongan terus dilakukan. Mulai dari himbauan penundaan jadwal tanam, himbauan pembuatan guludan yang tinggi, mengatur jalan keluar air untuk mengantisipasi tergenangnya lahan.

Adapun upaya pelatihan pembibitan kepada satu kelompok, pelatihan intensifikasi kepada sembilan kelompok, dan pelatihan penerapan intensifikasi kepada empat kelompok.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.