KabarBaik.co – Dua warga pelaku pemalakan bus wisatawan Surabaya di Wisata Bangsring Underwater di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi meminta maaf kepada wisatawan maupun pengelola wisata yang dirugikan karena insiden tersebut.
Kedua warga bernama Busahra, 56 tahun, dan Joddy Soebiyanto, 61 tahun, itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan siap diproses hukum apabila kembali berulah.
“Dengan ini saya (Bushara) dan Pak Joddy meminta maaf kepada semua pihak yang kami rugikan yaitu wisatawan dan pengelola Bangsring Underwater,” kata Bushara usai diperiksa di Mapolsek Wongsorejo.
Ia mengaku meminta uang ke wisatawan dengan dalih pengawalan itu merupakan inisiatifnya sendiri dan tidak terkait dengan pihak desa atau pengelola wisata.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut dan siap diproses hukum apabila mengulanginya lagi,” tandasnya.
Sementara itu Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan para pelaku tidak ditahan. Hanya saja keduanya diberi hukuman wajib lapor, serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
“Saat ini kedua terduga pelaku kita terapkan wajib lapor. Keduanya masih dalam pengawasan pihak kepolisian,” terangnya.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Polsek Wongsorejo akan meningkatkan patroli di kawasan wisata, terutama pada hari libur dan jam rawan.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengelola wisata, serta tokoh masyarakat guna memberdayakan warga sekitar secara legal dan tertib.(*)






