KabarBaik.co – Setelah menerima surat tugas dari DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pilkada Jember 2024, Bupati Hendy Siswanto langsung bergerak cepat dengan melakukan pertemuan bersama pengurus DPC PDIP Kabupaten Jember.
Pertemuan yang dilakukan di Kantor DPC PDIP pada, Senin (5/8) pagi itu, terlihat Sekretaris serta pengurus partai sudah menanti kedatangan Bacalon petahana tersebut.
Usai melakukan pertemuan selama 30 menit, Hendy Siswanto mengatakan bahwa ini merupakan tindak lanjut untuk menjalankan perintah dalam surat tugas dari DPP. Di mana harus segera melakukan komunikasi dengan pengurus DPC Jember.
“Tujuan datang ke sini karena saya ingin segera menjalankan perintah di dalam surat dari DPP, di mana saya harus konsolidasi dengan DPC,” kata Hendy.
Hendy juga menyampaikan perkembangan proses permohonan hibah kantor DPC PDIP Jember.
“Kantor ini selama puluhan tahun berstatus pinjam pakai. Menurut saya sudah saatnya dihibahkan. Kami punya aset cukup banyak dan PDI Perjuangan adalah partai yang harus disupport pemerintah,” katanya.
Di sisi lain, Sekretaris DPC PDIP Jember, Widarto membenarkan bahwa kedatangan Hendy memang menindaklanjuti surat tugas DPP PDI Perjuangan.
“Jadi hari ini beliau hadir di kantor partai. Tentu kami berterimakasih. Saya pikir semangatnya sama agar demokrasi terjaga, dan Jember yang sudah baik bisa ditingkatkan semakin baik,” terangnya.
Ia menyarankan agar Hendy segera memantapkan koalisi dengan partai lain agar bisa menjadi calon dalam Lilkada tahun ini.
“Pak Hendy tadi menyatakan siap menjadi anggota PDI Perjuangan, berbaju merah. Bukan sekadar baju, tapi juga menjadi anggota yang di dalamnya melekat sebagai petugas partai,” katanya.
Selama ini, Widarto melihat, Bupati Hendy sudah cukup banyak berbuat untuk kaum Marhaen.
“Tapi tentu masih banyak yang harus diperbaiki. Kalau kita bersinergi dan bekerja sama, kita jauh lebih baik,” ucapnya.
Soal kesiapan Hendy berbaju merah atau menjadi kader PDI Perjuangan, Widarto menunggu instruksi DPP.
“Kalau DPP sudah memberikan instruksi kepada kami, bahwa Pak Hendy sudah ber-KTA PDI Perjuangan, tentu akan sosialisasikan kepada seluruh struktur kami sampai di bawah bahwa kita ada satu anggota baru lagi yang apapun masih berstatus sebagai bupati,” tutup Widarto.
Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan menerbitkan surat tugas untuk Hendy dan Muhammad Fawait pada 26 Juli 2024, dengan ditandatangani oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.(*)








