KabarBaik.co – Sebanyak 72 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang berasal dari SMA/SMK sederajat se-Kota Kediri menjalani latihan rutin menjelang Hari Kemerdekaan ke-79, 17 Agustus 2024 mendatang.
Latihan ini digelar mulai 29 Juli sampai dengan 15 Agustus 2024 bertempat Stadion Brawijaya. Para pelajar itu pun tampak semangat berlatih baris berbaris setiap hari.
Indun Munawaroh, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kediri mengatakan mulai tahun 2024 pembinaan rekrutmen Paskibraka dan Purnapaskibraka menjadi salah satu tugas pokok Kesbangpol yang dulunya menjadi tugas pokok dari Disbudparpora.
Sebelum dilakukan seleksi, Purnapaskibraka melakukan sosialisasi ke sekolah yang ada di Kota Kediri untuk menjaring minat bakat para siswa. Lalu berlanjut dengan seleksi oleh TNI, Polri, Kesbangpol dan Dinas Kesehatan.
Dari 1.000 pendaftar terpilihlah 72 orang yang berhasil melewati seleksi dengan sistem gugur.
Tahapan seleksi berupa pra seleksi, administrasi, kesehatan, Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) dan diakhiri dengan sesi wawancara. Sebanyak 72 orang tersebut terdiri dari perempuan sebanyak 30 dan laki-laki berjumlah 42, bahkan 2 di antaranya dikirim menjadi anggota calon Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Alumnus IPDN 2001 itu menyebutkan setiap harinya dilakukan latihan yang diawali pada pukul 06.00 dengan pemeriksaan kesehatan. Lanjut dengan lari keliling lapangan Stadion Brawijaya sebanyak 3 kali putaran dan berlanjut dengan latihan baris-berbaris sampai dengan 16.00 WIB.
“Minggu kedua ini karena sudah memasuki formasi, jadi latihannya akan kita tambah sampai sore sampai pukul 3 atau 4 sore,” ucapnya Selasa (6/8).
Rencanya kedepan, para calon Paskibraka ini akan dilakukan pengukuhan secara langsung oleh Pj Walikota Kediri Zanariah bertempat di Balai Kota Kediri pada Kamis malam (15/8).
Perempuan satu-satunya yang pernah menjabat Plt Kalaksa BPBD Se-Jawa Timur itu berharap pada pelaksanaan hari H tanggal 17 Agustus 2024 bisa melakukan tugasnya sevara lancar dan sempurna.
“Yang paling penting itu lancar dulu, yang kedua adalah kesempurnaan, pasti dari sisi pengibaran bendera nanti tidak ada masalah terus kemudian dari baris berbaris juga kalau dilihat juga bagus dan rapi, sama pasukan yang melaksanakan tugas tidak ada yang tumbang. Insyallah lancar,” tambahnya.(*)








