Tak Hanya di Gilimanuk, Antrean Kendaraan Juga Terjadi di Pelabuhan Ketapang

oleh -20 Dilihat
Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang
Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang

KabarBaik.co, Banyuwangi – Antrean terjadi di Pelabuhan Ketapang pada H-4 Lebaran, Selasa (17/3). Calon penumpang yang hendak menyeberang ke Bali harus menunggu lebih dari enam jam, bahkan antrean sempat mengular hingga keluar area pelabuhan.

Salah satu pengguna jasa, Mika, mengaku sudah masuk pelabuhan sejak pukul 06.00 WIB. Namun hingga siang hari, kendaraannya belum juga bisa naik kapal.

“Sekitar jam 6 saya melewati loket, sampai sekarang masih belum bisa naik kapal,” ujarnya.

Ia menyebut selama enam jam menunggu, mobilnya hanya bergerak sekitar 50 meter. Mika yang hendak menuju Seminyak, Bali, mengaku baru kali ini mengalami kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang selama musim mudik maupun menjelang Nyepi.

“Bertahun-tahun tidak pernah seperti ini. Biasanya yang macet di Gilimanuk, bukan di Ketapang,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Merry. Ia yang berangkat bersama keluarga sejak pukul 05.30 WIB mengaku hingga pukul 12.00 WIB belum juga mendapat giliran naik kapal.

“Mobil jalan tidak sampai lima meter sudah berhenti lagi, begitu terus,” ujarnya.

Merry mengaku kecewa karena kondisi tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya saat penyeberangan menjelang Nyepi relatif lancar. Ia juga mengkhawatirkan kondisi anak-anak yang ikut dalam perjalanan.

“Kalau seperti ini kasihan anak-anak,” tambahnya.

Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, baik dari otoritas pelabuhan maupun operator penyeberangan mengenai penyebab antrean panjang tersebut.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.