Starlink Elon Musk Diresmikan, SMP di Gresik Klaim Pengguna Pertama se-Indonesia

oleh -51 Dilihat
312df9e6 436d 4a63 baf6 76c8a6d38d25 scaled
SMP Islam Syufaul Qulub. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gresik menduga pihaknya menjadi yang pertama di Indonesia sebagai pengguna layanan internet berbasis satelit, Starlink.

Sekolah tersebut yakni SMP Islam Syifaul Qulub, Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Mereka mengklaim jadi yang pertama, kendati layanan ini baru saja diresmikan langsung oleh Elon Musk dan Presiden Joko Widodo di Bali, Minggu (19/5).

Diketahui, layanan internet dari perusahaan milik Elon Musk ini mengajukan izin penyedia Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan internet untuk masyarakat. Jangkauan dan kecepatan internetnya tentu lebih maksimal.

Kepala SMP Islam Syifaul Qulub, Azhar Adam Abdurrohman, mengatakan pihak sekolah telah menggunakan Starlink sejak sepekan yang lalu. “Dugaan kami ya, kita adalah sekolah pertama di Indonesia yang pakai Starlink. Sejak seminggu yang lalu memakai Starlink,” kata Azhar, kemarin.

Azhar menyebut, alasan sekolah memilih Starlink yakni kecepatannya yang sangat memadai meski dipakai ratusan siswa. Sebelum memakai, pihak sekolah juga melihat video review beberapa pengguna Starlink yang ada di media sosial.

“Sebelum membeli kita sudah melihat review pengguna-pengguna sebelumnya. Katanya kenceng sampe bisa 200-an Mbps. Dan ternyata memang benar, kemarin hampir menyentuh 100 Mbps Pak. Dengan kecepatan segitu, cukup banget untuk para siswa,” tambah Azhar.

Selain itu, lanjut Azhar, pihaknya juga percaya akan kemampuan Elon Musk dalam hal teknologi. Apalagi, Starlink menggunakan internet berbasis Satelit. “Alasan kita pakai Starlink ini ya karena nama baik Elon Musk di kancah dunia bisnis IT. Selain itu ,internet ini berbasis satelit,” kata Azhar.

Masih menurut Azhar, untuk mendapatkan perangkat internet itu, pihak sekolah harus mengeluarkan uang sebesar Rp 7,8 juta dan membeli langsung di website resmi Starlink. Untuk biaya bulanannya, kabar yang ia dapat sebesar Rp 750 ribu.

Bahkan, lanjutnya, sampai saat ini pihak sekolah masih belum menemukan kendala. Kecepatan oke. Hanya perlu penambahan antipetir, sebab perangkat itu diletakkan di atas atap untuk jaringan internet yang maksimal.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.