Sidak SPPG Usai Lebaran, Wali Kota Mojokerto Pastikan Kualitas Tetap Terjaga

oleh -97 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 31 at 12.04.34 PM
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat melakukan sidak ke SPPG (istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto — Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan sidak ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Selasa (31/3).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar tetap terjaga setelah libur Lebaran.

Sidak dilakukan di SPPG Magersari Wates dan SPPG Permata Kuwung. Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, juga melakukan pemantauan di SPPG Kauman dan SPPG Blooto.

“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa penyiapan MBG bagi anak-anak berjalan dengan baik, terutama di minggu pertama setelah libur panjang,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu.

Dalam kunjungannya, Ning Ita tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga berdialog dengan pengelola SPPG dan tenaga pelaksana. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam menjaga kualitas program.

Menurutnya, program MBG memiliki tujuan besar dalam menyiapkan generasi emas. Karena itu, aspek kesehatan dan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama.

“Kualitas dan porsi makanan harus sesuai standar agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” katanya.

Dari hasil sidak, Ning Ita juga memberikan sejumlah catatan perbaikan. Salah satunya terkait kapasitas dapur di salah satu SPPG yang dinilai perlu disesuaikan agar mampu melayani penerima manfaat dalam jumlah besar secara optimal.

Ia mendorong pengelola untuk segera melakukan penyesuaian, termasuk kemungkinan relokasi, agar proses produksi makanan lebih higienis dan efisien.

“Ini bagian dari evaluasi. Kami ingin semua berjalan sesuai standar,” ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kota Mojokerto, saat ini terdapat 13 SPPG yang mendukung program MBG.

Namun, dua di antaranya masih disuspensi operasional, salah satunya karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Melalui pengawasan langsung ini, Pemerintah Kota Mojokerto optimistis program MBG dapat terus meningkat kualitasnya dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.