KabarBaik.co, Malang – Skuad The Bulls, julukan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI), dituntut untuk tetap konsisten. Menginjak pedal gas dalam-dalam. Demi mengamankan tiket final four Proliga 2026 lebih awal, tim voli putri kebanggaan Jawa Timur ini wajib menekuk Jakarta Popsivo Polwan (JPP) dalam lanjutan Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, hari ini (6/2).
Tambahan tiga poin penuh dari laga ke delapan ini tidak hanya akan memperpanjang catatan impresif Mediol Yoku dan kawan-kawan. Namun, juga menempatkan satu kaki lagi bagi Gresik Phonska Plus di babak empat besar (semifinal).
The Bulls menatap laga ini dengan modal yang sempurna tanpa kekelahan. Rekor tujuh kemenangan beruntun dan posisi kokoh di puncak klasemen. Kedalaman skuad menjadi senjata rahasia sang pelatih, Alessandro Lodi. Duet legiun asing Phonska Power Plus, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, terbukti menjadi mesin poin yang mematikan, didukung oleh rotasi pemain lokal yang solid.
Namun, ambisi mengunci tiket final four bisa menjadi pisau bermata dua. Tekanan untuk menjaga rekor tak terkalahkan mulai agak terasa, berkaca pada kemenangan susah payah 3-2 atas Jakarta Livin Mandiri pekan lalu. Laga kandang tersebut mesti menjadi alarm keras bahwa celah sekecil apa pun bisa dimanfaatkan lawan untuk merusak pesta kemenangan Gresik Phonska Plus.
Di sisi lain, Jakarta Popsivo Polwan datang tentu saja dengan misi balas dendam. Meski saat ini tertahan di peringkat lima, mereka sedang dalam tren positif setelah meraih kemenangan telak 3-0 di laga sebelumnya.
Pelatih Darko Dobreskov diprediksi telah mengantongi kelemahan Gresik Phonska Plus pasca kekalahan 0-3 di putaran pertama. Kekuatan utama mereka terletak pada duet Bethania de la Cruz dan Yonkaira Pena. Jika middle bloeker Shella Bernadheta dan lainnya gagal meredam agresivitas kedua pemain ini, bukan tidak mungkin kejutan besar akan tercipta di Malang.
Kendati begitu, Gresik Phonska Plus tetap diunggulkan secara kolektivitas tim. Namun, Popsivo Polawan diprediksi akan berupaya matia-matian memberikan perlawanan sengit di set-set awal. Prediksi skor 3 – 1 untuk Gresik Phonska Plus, dengan estimasi poin 25-21, 22-25, 25-19, dan 25-17,
Gresik kemungkinan besar akan mengambil inisiatif serangan sejak awal untuk mengamankan set pertama. Namun, semangat kebangkitan Popsivo diprediksi mampu mencuri satu set melalui skema serangan balik yang cepat. Pada akhirnya, kematangan mental dan variasi taktik Alessandro Lodi di set penentu akan menjadi pembeda, untuk dapat memastikan kemenangan kedelapan.
Dan, kemenangan hari ini bukan sekadar soal angka, tapi pernyataan tegas bahwa The Bulls sudah waktunya untuk juara, setelah enam kali dipaksa harus puas di posisi runner-up. (*)






