Komitmen Layanan Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya Amankan 233 Barang Tertinggal dan Layani Ratusan Ribu Penumpang

oleh -89 Dilihat
Layanan Lost and Found
Layanan Lost and Found dapat dimanfaatkan pelanggan yang kehilangan barang.

KabarBaik.co, Surabaya – Komitmen menghadirkan layanan yang aman dan terpercaya terus ditunjukkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Salah satunya melalui optimalisasi layanan Lost and Found, yang berhasil mengamankan ratusan barang milik pelanggan yang tertinggal.

Sepanjang periode 11 hingga 27 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 233 barang pelanggan berhasil ditemukan dan diamankan, dengan estimasi nilai mencapai Rp 138 juta.

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatat 107 barang temuan. Dari total tersebut, sebanyak 51 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti nyata kesigapan petugas di lapangan serta efektivitas sistem Lost and Found yang terintegrasi secara nasional.

“Hal ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Setiap barang yang tertinggal kami upayakan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan aman,” ujarnya, Jumat (27/3).

Layanan Lost and Found dapat dimanfaatkan pelanggan yang kehilangan barang, baik di stasiun maupun di dalam kereta. Pelaporan dapat dilakukan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), maupun KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas akan segera melakukan penelusuran berdasarkan informasi yang diberikan pelanggan.

Jika barang berhasil ditemukan dalam waktu singkat, proses pengembalian dapat dilakukan secara langsung. Namun, apabila membutuhkan waktu lebih lama, pelanggan tetap akan memperoleh informasi perkembangan secara berkala.

Barang temuan yang belum diambil akan diamankan di pos pengamanan di sejumlah stasiun utama, seperti Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Dalam proses pengambilan, pelanggan wajib menunjukkan identitas sebagai bentuk verifikasi kepemilikan.

Setiap barang juga melalui proses identifikasi, verifikasi, dan pencatatan dalam sistem database terintegrasi nasional, sehingga memudahkan proses pelacakan. Informasi barang temuan turut diumumkan melalui pengeras suara di stasiun maupun di dalam kereta.

Sementara itu, untuk barang berupa makanan olahan yang tidak diambil dalam waktu lebih dari 1×24 jam, akan dimusnahkan sesuai ketentuan.
Meski layanan terus ditingkatkan, KAI tetap mengimbau pelanggan untuk lebih waspada terhadap barang bawaan selama perjalanan.

“Kami mengajak pelanggan untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal, demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan,” tambah Mahendro.

Sementara itu, berdasarkan data Jumat, 27 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, arus balik di wilayah Daop 8 Surabaya masih terpantau tinggi. Pada hari ini, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 47.958 orang, terdiri dari 27.641 penumpang datang dan 20.317 penumpang berangkat.

Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi yakni Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 13.998 penumpang, Surabaya Pasar Turi 13.580 penumpang, serta Stasiun Malang 7.536 penumpang.

Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 11–27 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 792.790 penumpang, terdiri dari 407.931 penumpang berangkat dan 384.859 penumpang datang.

Adapun penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga 27 Maret 2026 mencapai 477.739 tiket atau sekitar 85 persen dari total kapasitas yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah.

Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani hingga 946.089 penumpang selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah memberikan diskon 30 persen untuk tiket KA ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia 188.288 tiket diskon, dengan realisasi penjualan mencapai 148.631 tiket atau sekitar 79 persen.

Selain itu, KAI juga menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” berupa promo tarif parsial untuk perjalanan ke Yogyakarta dan Semarang pada periode 22–30 Maret 2026. Program ini menyediakan 21.411 kursi kelas eksekutif, dengan sekitar 9 ribu tiket masih tersedia.

Puncak arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan penjualan 30.293 tiket, disusul 19 Maret sebanyak 29.409 tiket. Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan total 57.210 penumpang.

KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak mendekati waktu keberangkatan, serta memastikan perjalanan sesuai dengan relasi tiket. Selain itu, pelanggan juga diminta untuk selalu menjaga barang bawaan selama perjalanan.

Dengan berbagai upaya tersebut, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Angkutan Lebaran 2026, “Melayani Sepenuh Hati.”

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.