Kerugian Dibakarnya DPRD dan Pemkab Kediri Capai Rp 500 Miliar

oleh -6 Dilihat
b3648b90 491c 47e3 bef4 9b73b46561b8
Kerusuhan di DPRD dan Pemkab Kediri

KabarBaik.co – Pascakerusuhan yang terjadi pada Sabtu malam (30/8) hingga Minggu dini hari (31/8), sejumlah fasilitas pemerintahan di Kabupaten Kediri tampak porak-poranda. Pantauan di lokasi, bangunan kantor Pemkab Kediri yang terbakar menyisakan puing, kaca pecah, dan peralatan kerja yang hangus.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyebut kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp 500 miliar. Angka itu, kata dia, baru mencakup aset yang dijarah dan terbakar, belum termasuk kendaraan dinas serta bangunan yang saat ini masih dihitung oleh tim appraisal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“Gedung masih akan dihitung oleh ahli ITS. Rp 500 miliar itu baru aset, belum termasuk kendaraan,” jelas Mas Dhito saat memberikan keterangan, Senin (1/9).

669a6fa6 9919 4f6f 8065 3ddbb089adb1
Kondisi Komplek Kantor Pemkab dan DPRD Kabupaten Kediri pascakerusuhan, kaca pecah dan sejumlah fasilitas terbakar (Muhamad Dastian Yusuf)

Mas Dhito juga memaparkan kronologi kerusuhan, di mana massa langsung menyerang gerbang depan Pemkab Kediri, memecahkan kaca, hingga melemparkan bom molotov yang menghanguskan sejumlah fasilitas.

“Begitu massa datang, langsung menyerang gerbang depan Pemkab Kediri. Kaca dihancurkan, molotov dilemparkan. Total kerugian yang kami terima saat ini sekitar Rp 500 miliar, dan masih terus dihitung,” tambahnya.

Saat ini, pemerintah daerah bersama aparat terkait tengah melakukan inventarisasi lanjutan untuk menilai skala kerusakan dan menyusun langkah pemulihan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhamad Dastian Yusuf
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.