KabarBaik.co – Kekeringan yang kian meluas di sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan, Rabu (18/9). Kali ini bantuan yang diberikan berupa 4.505.000 liter air bersih melalui BPBD Bojonegoro.
Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Laela Noer Aeny mengatakan, dari 901 tangki berisikan 4.505.000 liter air bersih itu telah didistribusikan sebanyak 174 tangki. “Jadi kita sudah mendistribusikan sebanyak 5.000 liter air bersih. Dari jumlah itu, 591 tangki dari kita (BPBD Bojonegoro) dan 174 tangki bantuan dari provinsi,” kata Laela.
Menurut Laela, hingga saat ini 72 desa terdampak kekeringan di 22 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro sudah mendapat bantuan droping air bersih. “Kita mempercepat distribusi air bersih ke desa terdampak, dari yang sebelumnya tiga hari sekali kita percepat menjadi dua hari sekali. Rata-rata perharinya 30 tangki dengan kapasitas 5.000 liter,” kata Laela.
Laela menyebut, dengan bantuan air bersih sebanyak 901 tangki itu, BPBD Bojonegoro merasa terbantu dalam mengatasi kekeringan di wilayah kerjanya. Walaupun anggaran untuk menanggulangi kekeringan pada tahun ini sudah terserap semua.
“Pada tahun ini pemkab mengaggarkan Rp 200 juta untuk menanggulangi kekeringan dan sudah terserap semua. Beruntung kita mendapatkan bantuan dari Pemprov Jatim,” tandas Laela. (*)










