KabarBaik.co – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah hulu menyebabkan air sungai yang ada di Kabupaten Pasuruan meluap. Kondisi tersebut mengakibatkan pemukiman warga dan jalan desa terendam banjir.
Hingga hari ini sisa luapan banjir dari sungai Wrati, Welang, dan Kedunglarangan masih menggenangi jalan desa, sehingga mengganggu aktivitas warga di luar rumah. Ketinggian air rata-rata sekitar 20-30 sentimeter, seperti di Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Afi, salah seorang warga mengungkap, banjir terjadi sejak kemarin sore hingga malam hari. Meski perlahan mulai surut, namun ketinggian air sempat mencapai 70 sentimeter. “Tadi malam cukup tinggi air banjir yang datang, banjir merupakan kiriman dari hulu yang hujan cukup lama,” ucap Afi, Sabtu (10/1).
Hal senada juga di sampaikan Adim, warga Desa Tambakan. Menurutnya, sejak sore kemarin, air datang cukup cepat dan merendam pemukiman warga. “Pagi ini mulai surut tinggal jalan aja ada genangan. Untuk yang masuk rumah sejak tadi malam sudah surut dan dibersihkan,” ujar Adim.
Data BPBD Kabupaten Pasuruan menyebut, hingga pagi tadi, tiga kecamatan yang terendam yaitu Kecamatan Bangil, Beji, dan Gempol, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. (*)









