Hasil Panen Anjlok 50 Persen Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Cabai Jombang Masih Tertolong Harga Tinggi

oleh -8 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 01 at 12.50.50
Petani Jombang memanen cabai di tengah cuaca ekstrim. (Foto: Teguh)

KabarBaik.co – Cuaca ekstrem membuat hasil panen cabai di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, merosot tajam hingga 50 persen. Serangan hama patek memperparah kondisi tanaman, sehingga banyak cabai mengering sebelum mencapai masa panen.

Meski begitu, para petani masih sedikit lega karena harga cabai di tingkat petani justru mengalami lonjakan signifikan, mencapai Rp 51.000 per kilogram.

Di hamparan lahan seluas 1 hektare milik Witono, seorang petani cabai, aktivitas panen tetap berlangsung. Tahun ini ia menyebut harga cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya, meski produksi turun akibat hama. “Biasanya sekali panen dapat 6 kwintal cabai merah. Karena terserang patek, sekarang tinggal separuhnya, sekitar 3 kwintal,” ujar Witono, Senin (1/11).

Ia menjelaskan, cuaca ekstrem membuat penyakit patek lebih cepat berkembang. Untuk menekan serangan hama, ia harus rutin melakukan penyemprotan fungisida setiap tiga hari sekali. “Kalau tidak rutin semprot, tanaman cepat busuk. Ini penting biar tanaman tetap sehat menjelang panen,” jelasnya.

Witono yang menanam 21 ribu batang cabai menghabiskan biaya produksi sekitar Rp 25 juta sejak tanam hingga panen. Dengan harga cabai yang kini merangkak naik, ia mengaku masih dapat menikmati keuntungan meski hasil turun drastis.

Senada dengan Witono, petani cabai lainnya, Beny Saputro, juga mengaku bersyukur dengan panen tahun ini meski cuaca tidak menentu. “Meskipun beberapa tanaman rusak, hasilnya masih lumayan. Yang bikin senang, harga cabai tidak jatuh seperti tahun lalu,” katanya.

Beny yang mengelola 5.000 batang cabai mengaku saat panen raya bisa mengantongi hingga 1,5 kwintal. Dengan modal sekitar Rp 5 juta, ia menyebut kini sudah mulai menikmati hasil. “Sudah mulai balik modal dan untung meskipun sempat kena serangan patek,” ungkapnya.

Ketangguhan para petani cabai di Jombang dalam menjaga produksi di tengah tantangan cuaca dinilai menjadi penopang penting bagi ketahanan pangan lokal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.