KabarBaik.co – Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil Bupati Salmanudin menghadiri launching Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sultan Agung Tebuireng Jombang yang digelar di halaman SMK Sultan Agung 1 Tebuireng, Kabupaten Jombang.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Sultan Agung A. Halim Iskandar, Ketua DPRD Hadi Atmaji, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Isawan Nanang Risdiyanto, Ketua Yayasan Sultan Agung Tebuireng Zaenal Arifin Hasan, perwakilan LPK Horenso Indonesia, serta Ketua LPK Sultan Agung Tebuireng Aris Fathoni.
LPK Sultan Agung Tebuireng Jombang diketahui menjalin kerja sama dengan LPK Horenso Indonesia dalam program pelatihan dan magang kerja ke Jepang. Sebanyak 26 peserta magang dari LPK Sultan Agung Tebuireng Jombang telah dinyatakan lolos seleksi dan siap diberangkatkan untuk belajar serta bekerja di Jepang.
Bupati Jombang Warsubi mengapresiasi langkah LPK Sultan Agung Tebuireng yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan.
“Kehadiran LPK ini kami pandang sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, meningkatkan kesempatan kerja, serta mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru,” kata Warsubi dalam keterangannya, Senin (22/12).
Warsubi berharap LPK Sultan Agung Tebuireng terus mengembangkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, lulusan LPK benar-benar memiliki kompetensi yang relevan dan mampu terserap di pasar kerja.
“Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, baik dari sisi dinamika ketenagakerjaan, perkembangan teknologi, maupun tuntutan dunia usaha dan industri yang terus berubah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua,” tegasnya.
Menurut Warsubi, Kabupaten Jombang memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, khususnya dari kalangan generasi muda dan santri. Ia berharap, melalui LPK Sultan Agung Tebuireng, potensi tersebut dapat dikembangkan sehingga lahir generasi yang unggul secara keterampilan, mandiri, berjiwa wirausaha, serta memiliki semangat berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Ia juga mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara LPK, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha dan dunia industri, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.
“Kami meyakini dengan dukungan kebijakan, fasilitasi, dan pendampingan dari pemerintah pusat, LPK Sultan Agung Tebuireng dapat berkembang lebih pesat, memperluas jangkauan pelatihan, menurunkan angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Sultan Agung Prof A. Halim Iskandar, turut memotivasi para peserta magang dan wali murid agar berani mengambil peluang belajar dan bekerja di Jepang.
“Saya sangat mendukung program ini. Hari ini kita launching LPK Sultan Agung Tebuireng sekaligus pemberangkatan pelatihan magang ke Jepang yang didampingi LPK Horenso. Ke depan kita akan terus berkolaborasi dan membuka ruang-ruang gerak yang lebih luas agar masyarakat Jombang semakin terbuka wawasannya,” ujar Halim Iskandar. (*)








