KabarBaik.co, Gresik – Suasana suka cita Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah seketika berubah menjadi duka. Seorang balita berinisial BEA, 4 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah empang (blumbang) di wilayah Kabupaten Gresik, Sabtu (21/3).
Kabar yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di empang milik warga di Dusun Panggang, Desa Tulung, Kecamatan Kedamean.
Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin dalam keterangannya menjelaskan, korban diketahui berasal dari Dusun Talun, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti. Saat kejadian, korban diduga bermain sendirian tanpa pengawasan orang tua.
Korban awalnya bermain sendiri sambil membawa handphone. “Tidak lama kemudian, orang tuanya mencari keberadaan anaknya,” ujar Ekwan.
Kecurigaan muncul ketika warga menemukan handphone milik korban. Ayah korban, Heru Prasetiyo, kemudian bergegas melakukan pencarian di sekitar lokasi.
“Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung di empang milik warga,” jelasnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Sehati Gresik. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.20 WIB. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Mereka juga menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.
Polisi mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan yang berpotensi berbahaya seperti area perairan terbuka.(*)








