KabarBaik.co – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar kembali mencatat kabar duka dari luar negeri. Dalam waktu kurang dari sepekan, empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Blitar dipulangkan ke tanah air dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban diketahui merupakan pekerja legal dan wafat karena sakit.
Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Ivong Bertyanto, menjelaskan pemulangan dilakukan secara bertahap pada 15, 16, dan 18 Oktober 2025. Kasus terakhir menimpa Puji Mulyati, warga Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, yang meninggal dunia di Hongkong akibat pendarahan otak. Jenazah tiba di rumah duka pada Sabtu malam (18/10).
“Seluruh proses pemulangan sudah melalui prosedur resmi, dan kami pastikan bukan karena kecelakaan kerja,” ujar Ivong, Senin (20/10).
Dari laporan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hongkong, Puji sempat dirawat di Pamela Youde Nethersole Eastern Hospital. Ia tercatat sebagai pengaju suaka ke negara ketiga sebelum meninggal dunia.
Proses kepulangan jenazah dikoordinasikan antara KJRI, BP2MI, dan pemerintah daerah. Jenazah tiba di Bandara Juanda Surabaya pukul 19.12 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka dengan pendampingan relawan pemerhati PMI.
“Banyak pihak yang membantu, termasuk relawan seperti Uya Kuya dan Mrs. Yuni yang sejak awal mengawal pemulangan,” tambah Ivong.
Sesampainya di Blitar, jenazah diterima keluarga dan dimakamkan di TPU Desa Jiwut. Pemerintah daerah turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga. Disnaker juga memastikan hak-hak almarhumah akan didampingi hingga tuntas.
Selain Puji, tiga jenazah PMI lain yang dipulangkan bulan ini berasal dari Jepang dan Hongkong, masing-masing dari Kecamatan Ponggok, Sutojayan dan Kademangan.(*)








