Arus Mudik Idul Fitri, Sebanyak 10.094 Penumpang Turun di Stasiun Bojonegoro

oleh -6 Dilihat
WhatsApp Image 2025 03 28 at 12.24.59
Suasana Stasiun Kereta Api Bojonegoro saat arus mudik Lebaran 2025. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Masa angkutan Lebaran 2025 dimulai pada 21 Maret lalu. Selama delapan hari berlangsung, sebanyak 14.760 penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api di Stasiun Bojonegoro. Dari jumlah tersebut, 4.666 penumpang yang berangkat dan 10.094 penumpang yang turun dari dan di Stasiun Bojonegoro.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, pada arus mudik ini, puncak penumpang yang berangkat dari Stasiun Bojonegoro diperkirakan pada 28 Maret dengan jumlah 533 tiket yang terjual. Sedangkan pada arus balik diperkirakan pada 3 April dengan tiket yang terjual sementara sebanyak 1.290 lembar.

”Data tersebut masih akan berubah karena pembelian tiket bisa dilakukan secara online sampai jelang keberangkatan KA tersebut,” jelas Luqman, Jumat (28/3). Menurutnya, para penumpang yang turun di Stasiun Bojonegoro didominasi kereta api dari Jakarta, seperti KA Airlangga, KA Jayabaya dan KA Gumarang.

Selain itu, ada pula kereta api dari Semarang dengan KA Ambarawa. Sedangkan penumpang yang berangkat terbanyak dengan tujuan ke Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Luqman menghimbau kepada para penumpang yang akan menggunakan kereta api untuk memperhatikan kembali barang bawaan mereka.

“Setiap penumpang diperbolehkan membawa barang hingga 20 kg atau volume 100 dm³ (dimensi maksimal 70x48x30 cm) tanpa biaya tambahan per penumpang. Barang bisa ditempatkan di rak bagasi kereta,” jelas tutur Luqman. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.