KabarBaik.co, Surabaya– Langit malam Kota Surabaya berubah menjadi panggung teknologi yang spektakuler pada Sabtu (28/3). Sebanyak 8.000 drone diterbangkan serempak di kawasan Grand City Convex, menciptakan konfigurasi cahaya dinamis yang memukau ribuan pasang mata.
Pertunjukan ini digelar dalam rangka merayakan HUT ke-8 permainan battle royale populer, PUBG Mobile. Visual yang tersaji tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menghadirkan pengalaman imersif bagi warga. Formasi drone silih berganti membentuk berbagai ikon ikonik, mulai dari pesawat tempur hingga momen puncak saat ilustrasi pemain terjun payung dari udara—sebuah adegan khas yang sangat akrab bagi para pemain gim tersebut.
Antusiasme warga Surabaya terlihat sangat tinggi. Sorak kagum dan tepuk tangan pecah setiap kali drone berpindah formasi, mengubah langit kota menjadi ruang pertunjukan digital yang hidup.
Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif
Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto, yang hadir dalam acara tersebut, menilai bahwa atraksi ini lebih dari sekadar hiburan visual. Menurutnya, ini adalah langkah nyata dalam penguatan ekosistem industri kreatif dan e-sports.
“Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bentuk edukasi dan promosi bahwa e-sports kini telah menjadi bagian dari gaya hidup dan industri masa depan. Antusiasme masyarakat Surabaya malam ini menunjukkan bahwa ekosistem e-sports terus berkembang,” ujar Achmad.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya atas dukungannya dalam menyelenggarakan acara ini, terutama sebagai momen hiburan bagi warga setelah menjalani bulan Ramadan dan merayakan Idulfitri.
“Terima kasih kepada Pemkot atas kerja samanya. Ini menjadi hiburan bagi masyarakat Kota Surabaya setelah sebulan berpuasa dan merayakan Hari Idulfitri,” tambahnya.
Panggung Industri Masa Depan
Melalui pendekatan kreatif seperti pertunjukan drone ini, diharapkan generasi muda semakin tertarik untuk menyelami dunia e-sports dan mendorong lahirnya talenta-talenta digital baru. Achmad menegaskan bahwa kegiatan serupa sangat penting untuk terus digelar guna memperkuat ekonomi digital di Surabaya.
“Di tengah gemerlap drone yang menari di langit malam, Surabaya tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari panggung industri kreatif berbasis teknologi,” pungkasnya. (*)






