KabarBaik.co – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jombang mendapat apresiasi dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang.
Penilaian tersebut disampaikan usai kegiatan sosialisasi dan evaluasi bersama Forkopimda, Kasatpel, yayasan, mitra, serta koordinator wilayah dan kecamatan di Jombang.
Menurut Nanik, Jombang termasuk daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan program MBG.
“Jombang bagus banget. Banyak doa kali ya. Alhamdulillah di Jombang tidak terjadi apa-apa, banyak santri dan komitmen dari mitra juga bagus. SPPI-nya kerja bagus, sehingga tidak terjadi apa-apa. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi di Jombang,” ujar Nanik, Selasa (25/11).
Nanik menjelaskan bahwa Jombang seharusnya memiliki kuota 133 titik berdasarkan data BGN. Dari jumlah itu, 77 titik sudah terisi dan 38 di antaranya telah beroperasi. Dari 38 titik operasional, 23 titik sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Sudah di atas 50 persen. Jombang keren loh di atas 50 persen SLHS-nya,” kata Nanik.
Ia juga meminta agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera mendaftar, mengingat sebagian titik masih belum mengurus SLHS.
Nanik menegaskan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada koordinasi multisektor.
“Program MBG harus terkoordinasi oleh semua lintas kementerian. Ada 17 kementerian atau lembaga yang terlibat, termasuk Dinkes dan BPOM,” ujarnya.
Di lapangan, orkestrasi pelaksanaan program akan dipimpin langsung oleh pemerintah daerah melalui satgas khusus.
Lebih lanjut, Nanik mengungkapkan bahwa BGN berencana membentuk Kantor Koordinasi di setiap daerah mulai tahun 2026 untuk memperkuat sinergi dan pengawasan di tingkat daerah. (*)










