Viral Video TKW Asal NTB Diduga Dijual dan Dipaksa Jadi PSK di Timur Tengah

oleh -301 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 25 at 12.59.06 PM
Viral Video TKW Asal NTB Diduga Dijual dan Dipaksa Jadi PSK di Timur Tengah

KabarBaik.co, Mataram – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu keprihatinan publik setelah menampilkan pengakuan sejumlah tenaga kerja wanita (TKW) asal NTB yang diduga menjadi korban perdagangan orang di wilayah Timur Tengah.

Video yang diunggah akun @UMI SAEED_SUMBAWA itu memperlihatkan beberapa perempuan yang mengaku kabur dari majikan, namun justru berakhir disekap, diperjualbelikan, dan dipaksa menjadi PSK.

Dalam video tersebut, para korban menyampaikan bahwa mereka dipaksa melayani banyak pria setiap hari, bahkan hingga 10 orang. Jika tidak memenuhi target, mereka mengaku mendapat kekerasan fisik.

“Kami dijual dan disekap. Kami dipaksa melayani laki-laki, kalau tidak sampai 10 orang kami ditampar,” ungkap salah satu korban.

Para korban juga mengaku telah berada dalam kondisi tersebut selama satu hingga tiga bulan. Mereka menyebut awalnya direkrut oleh seseorang bernama Gea dengan janji pekerjaan sebagai cleaning service di rumah sakit dengan gaji 2.000 Riyal. Namun setibanya di negara tujuan, mereka justru dijual ke pihak lain dan dipaksa melayani pria hidung belang.

“Saya dijanjikan kerja di rumah sakit, tapi ternyata dijual dan dipaksa jadi PSK,” kata korban lainnya.

Video itu juga menampilkan dugaan bukti transaksi penjualan para TKW, serta kondisi ruangan yang disebut sebagai tempat eksploitasi. Terlihat pula alat kontrasepsi di sekitar lokasi, yang menguatkan dugaan praktik prostitusi .

Ironisnya, para korban mengaku tidak pernah menerima upah sejak dipaksa bekerja, meski setiap hari harus melayani banyak pria.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB Aidy Furqan menyatakan keprihatinannya dan memastikan akan segera melakukan penelusuran.

“Kami baru mendapatkan informasi ini dan sangat menyayangkan jika benar terjadi. Kami akan telusuri lebih lanjut,” ujarnya.

Kasus ini memperkuat dugaan adanya praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menyasar pekerja migran asal NTB, dengan modus penipuan pekerjaan dan berujung eksploitasi seksual. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.