KabarBaik.co, Bogor,- Angin puting beliung menerjang kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2) siang. Angin kencang itu menyapu atap, merobohkan pepohonan, dan merusak sejumlah fasilitas stadion itu hanya dua hari menjelang laga Liga 2 bertajuk Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Meski diterjang cuaca ekstrem, pertandingan dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan stadion masih aman digunakan setelah dilakukan pengecekan teknis oleh instansi terkait. “Stadion Pakansari tetap beroperasi dan digunakan untuk kegiatan olahraga. Insyaallah pertandingan Liga 2 pada Sabtu tetap digelar karena dari sisi keamanan tidak membahayakan penonton,” ujarnya dilansir Antara.
Puting beliung menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian stadion, terutama atap dan plafon di beberapa ruangan. Kendati demikian, fungsi utama stadion sebagai arena pertandingan dinilai tidak terganggu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengungkapkan kerusakan terparah terjadi di area atap Gerbang 3, 4, dan 5. Sejumlah pohon peneduh di sisi timur dan selatan stadion juga tumbang.
Selain itu, satu warga mengalami luka ringan akibat tertimpa tenda roboh saat kegiatan pencak silat. Dua kendaraan turut terdampak, masing-masing mengalami pecah kaca. Petugas BPBD bersama organisasi perangkat daerah langsung melakukan pembersihan puing dan penataan area terdampak guna memastikan aktivitas publik tidak terganggu.
Sementara itu, laga pekan ke-19 fase Grup A Pegadaian Championship tetap dijadwalkan berlangsung Sabtu (14/2), mempertemukan Garudayaksa FC melawan Persekat Tegal. Pemkab Bogor menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas, sembari mempercepat perbaikan fasilitas stadion yang rusak akibat terjangan angin.
Perebutan Promosi Liga 1 Semakin Panas
Sementara itu. kompetisi Liga 2 musim 2025/2026 ini memasuki fase krusial. Dari klasemen terbaru, persaingan promosi ke Liga 1 semakin sengit. Baik di Grup A maupun Grup B, dengan beberapa tim saling sikut untuk memperebutkan posisi teratas.
Di Grup A, Garudayaksa FC memimpin klasemen dengan 34 poin, hanya unggul tipis dari Adhyaksa FC Banten yang mengoleksi 33 poin. Posisi ketiga hingga kelima juga ketat, dengan Sumsel United, FC Bekasi City, dan Persiraja Banda Aceh masing-masing mengumpulkan antara 27–31 poin.
Di sisi bawah, Persekat Tegal tertahan di peringkat 9 dengan 19 poin, sementara Sriwijaya FC berada di dasar klasemen dengan hanya 2 poin.
Sementara itu, Grup B memperlihatkan persaingan yang tidak kalah sengit. Persipura Jayapura dan Barito Putera sama-sama mengumpulkan 37 poin, saling menempel di puncak klasemen, diikuti PSS Sleman dengan 36 poin dan Deltras FC serta Kendal Tornado FC yang masing-masing memiliki 33 poin. Di posisi bawah, beberapa tim masih berjuang keras menghindari degradasi ke Liga 3.
Sistem promosi ke Liga 1 menambah ketegangan. Juara tiap grup berhak langsung naik kasta ke Liga 1 musim depan, sementara tim yang menempati posisi kedua dan ketiga dari masing-masing grup harus melalui babak play-off. Dari babak play-off inilah tim tambahan akan memperoleh tiket promosi, sehingga total tim yang naik biasanya mencapai tiga tim.
Di sisi lain, tim yang finis di dasar klasemen masing-masing grup akan degradasi ke Liga 3, memastikan setiap pertandingan tetap penuh tensi, baik untuk posisi atas maupun untuk menghindari zona merah.
Dengan jadwal putaran ketiga yang sudah di depan mata, setiap laga menjadi penentu nasib tim, baik untuk promosi ke Liga 1 maupun untuk menghindari degradasi. (*)
Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2025/2026
- Garudayaksa FC – 18 main, 34 poin
- Adhyaksa FC Banten – 18, 33 poin
- Sumsel United – 18, 31 poin
- FC Bekasi City – 18, 27 poin
- Persiraja Banda Aceh – 18, 27 poin
- PSMS Medan – 18, 26 poin
- Persikad Depok – 18, 23 poin
- PSPS Pekanbaru – 18, 21 poin
- Persekat Tegal – 18, 19 poin
- Sriwijaya FC – 18, 2 poin
Klasemen Grup B Pegadaian Championship 2025/2026
- Persipura Jayapura – 18 main, 37 poin
- Barito Putera – 18, 37 poin
- PSS Sleman – 18, 36 poin
- Deltras FC – 18, 33 poin
- Kendal Tornado FC – 18, 33 poin
- Persela Lamongan – 18, 29 poin
- Persiku Kudus – 18, 15 poin
- Persiba Balikpapan – 18, 14 poin
- PSIS Semarang – 18, 11 poin
- Persipal Palu – 18, 6 poin








