Terobos Pelintasan, Pemotor Asal Surabaya Tewas Tersambar KA Mutiara Selatan di Nganjuk

oleh -195 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 20 at 6.06.34 PM
Petugas saat hendak mengevakuasi korban (Ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Kecelakaan tragis menimpa pemotor di perlintasan kereta api JPL 90, Desa Waung, Baron, Nganjuk, Kamis (19/3) sekitar pukul 19.30 WIB.

Sepeda motor Honda BeAT bernopol L 4123 OL tersambar Kereta Api Mutiara Selatan setelah nekat menerobos palang pintu perlintasan yang sudah ditutup.

Akibat aksi tersebut, Sulastri, 57, warga Siwalankerto, Surabaya meregang nyawa. Sedangkan Andi Harijono, 57, harus menjalani perawatan medis di RSUD Kertosono.

“Kecelakaan berawal dari sepeda motor Honda BeAT dikendarai Andi Harijono membonceng Sulastri berjalan dari arah timur ke barat diperkirakan melaju dengan kecepatan sedang sampai di lokasi menerobos palang kereta api yang sudah tertutup,” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk Iptu Fajar Kurniadhi.

Fajar mengatakan sebenarnya pasutri tersebut berhenti sebelum kereta pertama melintas. Setelah kereta pertama melintas, pasutri tersebut menerobos palang pintu tanpa menyadari ada kereta kedua yang akan melintas.

Saat menerobos itulah, kereta kedua yang dimasininsi Ricchi Hidayat melintas dan menyambar motor pasutri tersebut.

“Sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit,” tambah Fajar.

Sulastri mengalami luka terbuka pada bagian kepala belakang dan tidak sadar sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit. Sementara Andi Harijono yang juga beralamat sama dengan Sulastri masih dalam perawatan intensif di RSUD Kertosono.

“Untuk pengendara masih menjalani perawatan medis, yang dibonceng meninggal dunia,” jelas Kapolsek Baron AKP Rony Andreas.

“Kecelakaan diduga karena kelalaian pengendara motor yang menerobos palang pintu kereta api sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tambah Rony.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk memastikan seluruh faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, termasuk pemeriksaan lokasi kejadian.

“Kami imbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu lalulintas, utamakan keselamatan jangan kecepatan,” pungkas Rony. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.